Berita

Irzan Nurman, Prof Darto Satoto dan Theresia CT Novy. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Visi Indonesia Bebas Nyeri 2030 Butuh Dukungan Pemerintah

SABTU, 30 MEI 2026 | 07:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kalangan dunia medis Indonesia tengah gencar mengaungkan visi Indonesia Bebas Nyeri 2030. Salah satunya dari Unit Kerja Khusus Pusat Pengembangan Kedokteran Indonesia (UKK Pusbangki) FKUI dan Pain Management Network (PMN).

Untuk menjawab tantangan tersebut, PMN bersama Pusbangki FKUI memperkuat program edukasi dan pelatihan dokter secara multidisiplin. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mendukung target Indonesia Bebas Nyeri 2030.

"Saat ini, jumlah dokter bersertifikasi di bidang intervensi nyeri di Indonesia masih sangat terbatas yakni sekitar 50 orang dan mayoritas berada di kota-kota besar," kata Pendiri dan Program Director PMN, Theresia CT Novy, Jumat 29 Mei 2026.


Untuk mempercepat perwujudan visi tersebut, PMN dan Pusbangki FKUI berharap pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan, dapat memberikan dukungan lebih besar melalui kemudahan akses pendidikan berkelanjutan serta pemberdayaan dokter spesialis yang telah memiliki kompetensi di bidang manajemen nyeri.

"Gerakan ini tidak bisa berjalan parsial," Theresia. 

Menurut Theresia, jika dokter spesialis anestesi, neurologi, ortopedi, kedokteran olahraga, hingga penyakit dalam di berbagai daerah semakin banyak yang menguasai keahlian ini, maka akselerasi menuju target Indonesia Bebas Nyeri bisa terwujud bahkan lebih cepat dari tahun 2030.

Optimisme serupa disampaikan Guru Besar Senior FKUI, Prof Darto Satoto. Menurut dia, target Indonesia Bebas Nyeri 2030 sangat mungkin tercapai apabila didukung penguatan pendidikan, promosi kesehatan, serta kolaborasi lintas disiplin untuk memperbanyak dokter yang kompeten menangani nyeri.

"Kuncinya ada pada kekuatan pendidikan, promosi kesehatan yang gencar, serta persatuan antar-disiplin ilmu untuk terus menambah jumlah dokter yang kompeten menangani nyeri di lapangan,” kata Profesor yang baru saja dianugerahi penghargaan Lifetime Achievement dari PMN tersebut.

Sedangkan Kepala UKK Pusbangki FKUI, Irzan Nurman mengungkapkan, kolaborasi yang dilakukan pihaknya dengan PMN diharapkan dapat memperluas layanan medis domestik sekaligus meningkatkan kualitas penanganan pasien di dalam negeri.

“Dengan kompetensi dokter kita yang merata dan meningkat, pasien bisa mendapatkan hasil klinis terbaik secara lebih hemat dan efisien di dalam negeri, tanpa perlu terbebani biaya akomodasi ke luar negeri,” kata Irzan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya