Berita

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. (Foto:RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

BPIP: Pancasila Jawaban untuk Perdamaian Global

JUMAT, 29 MEI 2026 | 19:48 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Menguatnya polarisasi politik, eskalasi konflik global, hingga krisis kemanusiaan yang melanda berbagai belahan dunia saat ini dinilai membuat nilai-nilai Pancasila semakin relevan. Ideologi bangsa ini dinilai bukan lagi sekadar pemersatu domestik, melainkan fondasi perdamaian internasional.

Pandangan strategis tersebut ditegaskan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam rangkaian persiapan menyambut Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026 mendatang.

Kepala BPIP, Yudian Wahyudi mengingatkan, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat kembali komitmen kebangsaan di tengah dinamika dunia yang kian memanas.


“Momen peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud komitmen kita bersama bahwa Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tegas Yudian saat konferensi pers di Gedung BPIP, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.

Pada peringatan tahun ini, BPIP mengusung tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Tema ini menjadi pesan kuat ke panggung internasional bahwa nilai-nilai luhur Pancasila sangat ampuh meredam polarisasi dan konflik geopolitik yang terjadi di berbagai negara saat ini.

“Tema ini merupakan pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia,” cetusnya.

Guna menyukseskan agenda nasional tersebut, BPIP bergerak cepat dengan menerbitkan Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2/2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026.

Melalui beleid tersebut, BPIP menginstruksikan seluruh lembaga negara, kementerian, TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga institusi pendidikan di tanah air untuk menggelar upacara peringatan secara serentak pada Senin, 1 Juni 2026.

Adapun puncak peringatan tingkat pusat dipastikan bakal berlangsung khidmat di Lapangan Gedung Pancasila, Jakarta. Bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara adalah Presiden RI, Prabowo Subianto.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya