Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres.)

Politik

Prabowo akan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026

JUMAT, 29 MEI 2026 | 12:41 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Pusat pada 1 Juni 2026 mendatang.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, mengatakan Presiden Prabowo akan hadir sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan nasional tersebut.

“Bapak Presiden Republik Indonesia akan hadir langsung dan bertindak sebagai inspektur upacara,” kata Yudian dalam konferensi pers di Kantor BPIP, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.


Yudian menjelaskan, upacara akan digelar di Lapangan Gedung Pancasila, Jalan Taman Pejambon, Jakarta, mulai pukul 10.00 WIB. Sementara itu, upacara penurunan bendera dijadwalkan berlangsung pada pukul 17.00 WIB tanpa kehadiran tamu undangan.

Dalam pelaksanaan upacara, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) akan menggunakan formasi Pancasila yang terdiri dari lima kelompok sebagai simbol lima sila Pancasila.

“Formasi ini sangat istimewa karena terdiri dari lima kelompok yang mencerminkan kelima sila pada Pancasila,” ujar Yudian.

Selain Presiden Prabowo, BPIP juga mengundang para presiden dan wakil presiden terdahulu untuk menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini.

Sekretaris Utama BPIP, Toni Agung, mengatakan pihaknya masih menunggu konfirmasi kehadiran dari para tokoh tersebut.

“Semua presiden maupun wakil presiden pastinya kita undang semuanya,” kata Toni.

Adapun peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

BPIP menilai tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan nasional, tetapi juga memiliki kontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya