Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Global

Mobile Crisis Rescue Jadi Garda Terdepan Jemaah Haji di Mina

JUMAT, 29 MEI 2026 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Haji dan Umrah memperkuat perlindungan jemaah Indonesia di Mina dengan menyiagakan tim Mobile Crisis Rescue (MCR) di kawasan Jamarat. 

Langkah taktis ini bertujuan memberikan pertolongan pertama, evakuasi darurat, dan mengurai kepadatan massa selama prosesi lontar jumrah pada hari Tasyrik. 

Juru Bicara Kementerian Haji, Maria Assegaff, menjelaskan di Jakarta bahwa posko MCR ditempatkan di rute strategis perlintasan untuk merespons cepat jemaah yang pingsan, tersesat, atau mengalami kelelahan ekstrem. Upaya ramah lansia, disabilitas, dan perempuan ini didukung penuh oleh 1.356 Petugas Satgas Mina yang disebar 24 jam di titik rawan, termasuk Jalan 616, Jalan 533, depan RS Mina Al-Wadi, Jalan 627, Terowongan Muaisim, dan area depan syarikah guna memastikan jemaah tetap di jalur aman.


Demi keselamatan, jemaah wajib mematuhi jadwal resmi dan menjauhi waktu larangan melontar demi menghindari cuaca panas ekstrem. 

Pada 11 Dzulhijjah 1447 H, pelontaran dibagi menjadi sesi pertama (17.00-24.00 Waktu Arab Saudi) dan sesi kedua (12 Dzulhijjah dini hari pukul 00.00-04.00 WAS), dengan waktu larangan ketat pukul 11.00-18.00 WAS.

Selanjutnya pada 12 Dzulhijjah, jadwal melontar tersedia pukul 05.00-10.30 WAS dan 18.0024.00 WAS, sementara waktu larangannya adalah pukul 11.00-14.00 WAS. 

Untuk hari terakhir pada 13 Dzulhijjah, jemaah dapat melontar dari pukul 05.00 hingga 12.00 WAS tanpa ada batasan waktu larangan khusus.

Maria Assegaff juga mengimbau jemaah agar selalu bergerak berkelompok di bawah arahan petugas kloter dan tidak memisahkan diri. Mengingat suhu di Mina yang sangat menyengat, jemaah diminta menjaga kondisi fisik, memakai pelindung kepala, makan teratur, serta memperbanyak minum air putih. 

Kementerian Haji mengajak seluruh jemaah untuk saling peduli, terutama kepada lansia dan penyandang disabilitas, serta segera melapor ke petugas atau pos MCR terdekat jika menemui kendala.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya