Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Presisi

Polisi Mulai Selidiki Kasus WNA Korsel Tewas Penuh Luka di Bekasi

KAMIS, 28 MEI 2026 | 23:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel) berinisial S (66) ditemukan tewas penuh luka bersimbah darah di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat (Jabar).

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti menyebut jasad korban pertama kali ditemukan oleh putrinya yang tiba di rumah sekitar pukul 15.00 WIB Rabu, 27 Mei 2026.

“Beliau ditemukan oleh putrinya, sudah dalam kondisi meninggal. Seperti itu,” kata Wuryanti saat dihubungi wartawan di Jakarta pada Kamis, 28 Mei 2026.


Setelah itu, petugas kepolisian datang dan saat ini jasad korban telah dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian. 

Namun, dugaan sementara jika ada beberapa bekas luka yang ada di tubuh korban.

“Iya, ada benda tumpul, diduga ya. Ya, diduga benda tumpul dan benda tajam,” ucapnya.

Kini, polisi masih menunggu hasil keputusan dari dokter guna memastikan penyebab korban tewas.

“Nanti tunggu hasil otopsi ya (terkait kasus kematiannya). Dan kita belum bisa menyimpulkan, nanti dokter yang menyimpulkan,” pungkas Wuryanti.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya