Berita

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: RMOL)

Bisnis

AI Bisa Buka Lapangan Kerja dan Peluang Ekonomi

KAMIS, 28 MEI 2026 | 14:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menilai perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuka banyak peluang bagi masyarakat, namun tetap harus berada dalam pengawasan manusia.

Menurut Sandiaga, AI seharusnya menjadi alat untuk membantu manusia berkembang, meningkatkan produktivitas, hingga membuka lebih banyak peluang kerja dan ekonomi.

“Teknologi AI memang membuka banyak peluang, tapi AI tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa pengawasan manusia,” ujar Sandiaga lewat akun X mlliknya, Kamis, 28 Mei 2026.


Eks Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies Baswedan itu menegaskan secanggih apa pun perkembangan teknologi, keputusan akhir tetap harus berada di tangan manusia.

“AI menjadi alat untuk membantu manusia berkembang, menciptakan produktivitas, bahkan membuka lebih banyak lapangan kerja dan peluang ekonomi. Secanggih apa pun teknologinya, keputusan tetap berada di manusia,” lanjutnya.

Sandiaga juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi secara bijak agar perkembangan AI tidak justru menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya