Berita

Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Provinsi Lampung menyalurkan hewan kurban. (Foto: RMOLLampung/Faiza Ukhti)

Nusantara

LDII Lampung Kumpulkan 3.258 Hewan Kurban Seharga Rp38 Miliar

RABU, 27 MEI 2026 | 16:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lembaga Dakwah Islam Indonesia atau LDII Provinsi Lampung menghimpun sebanyak 3.258 hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah. Jumlah tersebut terdiri dari 1.724 ekor sapi dan 1.534 ekor kambing yang tersebar di 14 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

Capaian itu disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi Zulhijah 1447 H yang digelar DPW LDII Lampung di halaman Masjid Hizbullah, Labuhan Dalam, Rabu 27 Mei 2026.

Ketua DPW LDII Lampung, M. Aditya mengatakan, jumlah hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan 2025. Tahun lalu, warga LDII Lampung menghimpun 1.541 ekor sapi dan 1.189 ekor kambing.


“Untuk sapi mengalami kenaikan sebesar 12 persen atau bertambah 183 ekor, sedangkan kambing melonjak hingga 29 persen atau bertambah 345 ekor,” kata Aditya, dikutip dari RMOLLampung.

Ia menjelaskan, seluruh hewan kurban tersebut nantinya akan disembelih dan didistribusikan melalui 415 titik lokasi di seluruh wilayah Lampung. Adapun target pembagian mencapai 101.634 paket daging kurban.

Menurut Aditya, besarnya jumlah hewan kurban juga berdampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Ia memperkirakan nilai ekonomi dari ibadah kurban warga LDII Lampung tahun ini mencapai sekitar Rp38 miliar.

“Kurban diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai keikhlasan dan kebersamaan,”  kata Aditya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Lampung, Baharuddin, mengapresiasi konsistensi LDII dalam menjaga harmoni antarumat beragama di Lampung.

“Ketika kita ikhlas berbagi tanpa memandang latar belakang, di situlah ukhuwah dan persatuan bangsa kokoh terbangun,” kata Baharuddin.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya