Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Kemlu RI Beberkan Agenda Besar Prabowo di Prancis

RABU, 27 MEI 2026 | 09:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto memulai kunjungan kenegaraannya ke Prancis dengan membawa agenda strategis yang diyakini akan membuka babak baru hubungan bilateral kedua negara. 

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi balasan atas lawatan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia tahun lalu, tetapi juga momentum penting untuk meningkatkan status kemitraan kedua negara ke tingkat yang lebih tinggi.

Prabowo tiba di Bandara Orly, Paris, Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 waktu setempat atau 15.00 WIB, setelah menempuh perjalanan udara selama kurang lebih 16 jam. 


Setibanya di ibu kota Prancis, Presiden disambut Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou serta pasukan jajar kehormatan. 

Kehadirannya juga disambut hangat diaspora Indonesia yang telah menunggu sejak pagi di hotel tempat Presiden bermalam.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis yang selama beberapa tahun terakhir terus berkembang melalui intensitas komunikasi dan kedekatan kedua 
kepala negara.

Dalam pertemuan puncak tersebut, kedua pemimpin dijadwalkan membahas langkah konkret untuk memperluas ruang kerja sama di berbagai sektor strategis.

"Dalam kunjungan ini, kedua Presiden akan mengumumkan keinginan bersama untuk meningkatkan hubungan bilateral menuju Comprehensive Strategic Partnership. Mencerminkan semakin pentingnya Indonesia dan Prancis bagi satu sama lain di tengah ketidakpastian global," demikian keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, dikutip Rabu, 27 Mei 2026.

Peningkatan status kemitraan tersebut dinilai tidak hanya memperkuat diplomasi ketahanan kedua negara, tetapi juga menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis dalam menjaga perdamaian serta tatanan dunia yang berbasis aturan. 

Selama berada di Paris, Prabowo dijadwalkan menjalani sejumlah agenda resmi, termasuk pertemuan bilateral dengan Presiden Macron. 

Berbagai isu strategis akan menjadi pembahasan utama, mulai dari kerja sama pertahanan, energi terbarukan, mineral kritis, pendidikan, sains, hingga inovasi. 

Pemerintah juga menargetkan kemitraan yang lebih berimbang dan berdampak langsung terhadap pembangunan nasional, terutama dalam penguatan ekosistem industri, investasi hilirisasi, penguasaan teknologi, dan pengembangan industri masa depan.

Selain memperkuat hubungan bilateral, Indonesia dan Prancis juga dipandang memiliki posisi penting dalam menjembatani hubungan antar kawasan. Indonesia merupakan salah satu mitra utama Eropa di Asia, sementara Prancis memiliki peran strategis dalam menghubungkan Asia Tenggara dengan Eropa. 

Sebelum memulai rangkaian agenda kenegaraan, Prabowo dijadwalkan melaksanakan salat Iduladha dan bersilaturahmi dengan warga negara Indonesia di Wisma KBRI Paris.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya