Berita

Pembekalan Diplomasi Ekonomi bagi Pelaku Interaksi dengan Pengunjung Asing yang digelar pada 20-21 Mei 2026 di Sumatera Barat (Foto: Kemlu RI)

Politik

Kemlu RI Dorong Sumbar Jadi Destinasi Berkelas Global Lewat Diplomasi Ekonomi

SENIN, 25 MEI 2026 | 16:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terus mendorong penguatan diplomasi ekonomi di daerah sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat internasional. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Pembekalan Diplomasi Ekonomi bagi Pelaku Interaksi dengan Pengunjung Asing” yang digelar pada 20-21 Mei 2026 di Sumatera Barat.

Kegiatan yang diikuti perwakilan berbagai instansi dan perusahaan di Sumatera Barat itu dilaksanakan bekerja sama dengan InJourney Airport Cabang Bandara Internasional Minangkabau. 


Pelatihan selama dua hari tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas para pemangku kepentingan daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung asing sekaligus memanfaatkan setiap interaksi sebagai peluang promosi ekonomi daerah.

Pembekalan ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang rangkaian Perayaan 100 Tahun Jam Gadang yang diperkirakan akan menarik perhatian kalangan diplomatik serta wisatawan mancanegara ke sejumlah destinasi unggulan di Sumatera Barat, termasuk Padang dan Bukittinggi.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi strategis terkait implementasi diplomasi ekonomi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik daerah. 

Topik yang dibahas mencakup perkembangan pasar global, kecenderungan perilaku investor internasional, hingga isu keberlanjutan yang semakin menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan investasi.

“Berbagai materi terkait trend pasar global, perilaku investor global dan isu keberlanjutan telah disampaikan dalam pembekalan ini," ungkap laporan Kemlu RI, seperti dikutip Senin, 25 Mei 2026.

Melalui kegiatan tersebut, Kemlu RI berharap kualitas pelayanan terhadap pengunjung asing dapat terus meningkat sehingga memperkuat citra Sumatera Barat sebagai destinasi yang tidak hanya menarik dari sisi pariwisata, tetapi juga memiliki kredibilitas dalam pengelolaan sumber daya alam serta menawarkan peluang kerja sama ekonomi yang menjanjikan.

Kemlu menambahkan, perspektif internasional yang diperkenalkan dalam pembekalan tersebut juga berpotensi diterapkan di berbagai provinsi dan bandara internasional lainnya di Indonesia guna memperkuat daya saing nasional di mata dunia.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya