Berita

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

SENIN, 25 MEI 2026 | 00:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono dicap berhasil menerjemahkan prinsip kerja nyata Presiden Prabowo Subianto, setelah menyelesaikan polemik pembebasan Warga Negara Indonesia (WNI) oleh Zionis Israel beberapa waktu lalu. 

Anggota DPR Bahtra Banong mengatakan, Sugiono mampu bekerja dengan cepat, tanpa harus digembar-gemborkan. 

"Pak Sugiono memberi pesan penting kepada publik bahwa kepemimpinan bukan soal pencitraan, melainkan soal keberanian mengambil tanggung jawab dan kemampuan menghadirkan solusi," ujar Bahtra kepada RMOL di Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.


Sebagai Sekjen Partai Gerindra, ia menilai Sugiono juga mampu menunjukkan bahwa loyalitas terhadap negara diwujudkan melalui kerja konkret, disiplin, dan tanggung jawab terhadap amanah yang diberikan Presiden.

“Ketika rakyat membutuhkan perlindungan, negara hadir. Dan di balik kehadiran negara itu, ada kerja diplomasi yang serius, tenang, dan efektif,” sambungnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu menambahkan, keberhasilan diplomasi Indonesia saat ini semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo dan jajaran kabinetnya.

Khususnya, lanjut Bahtra, dalam memastikan keselamatan warga negara Indonesia di tengah situasi global yang semakin kompleks.

“Publik bisa melihat bahwa pemerintah bekerja dengan kesungguhan. Tidak gaduh, tetapi nyata. Tidak banyak retorika, tetapi hasilnya jelas dirasakan rakyat,” pungkasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya