Berita

Menteri Koperasi Ferry Juliantono (Foto: Arsip RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

MINGGU, 24 MEI 2026 | 14:30 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Organisasi masyarakat diminta tidak berhenti hanya pada kegiatan seremonial dan forum-forum simbolik tanpa dampak nyata bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat menyoroti pentingnya organisasi bergerak lebih operasional dan konkret dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat, khususnya ekonomi syariah.

“Kalau puncak prestasi organisasi adalah hajatan-hajatan, nanti kita bagi tugas saja dengan organisasi dan lembaga yang lain mana yang melakukan hajatan,” kata Ferry dalam Sharia Economic Leadership Forum (SELF) di Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.


Ia menegaskan, Masyarakat Ekonomi Syariah tidak boleh hanya menjadi ruang diskusi atau forum ide semata, tetapi harus mampu melahirkan program yang berdampak langsung ke masyarakat.

Menurut Ferry, organisasi ekonomi syariah harus masuk lebih dalam ke sektor riil, mulai dari penguatan koperasi, UMKM halal, industri halal, hingga penciptaan pengusaha muslim di berbagai daerah.

“Masyarakat Ekonomi Syariah tidak boleh berhenti sebagai forum ide tetapi harus menjadi forum aksi,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat operasionalisasi keuangan syariah agar benar-benar hadir di tengah masyarakat dan mampu menjadi alternatif bagi praktik pinjaman yang membebani warga.

Dalam kesempatan itu, Ferry menilai fase pengembangan ekonomi syariah saat ini tidak lagi cukup berada di level konsep. Menurutnya, tahun 2026 harus menjadi momentum akselerasi implementasi program yang lebih nyata dan terukur.

Karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi lintas pihak, mulai dari pemerintah, regulator, pelaku usaha, akademisi, hingga komunitas, agar gerakan ekonomi syariah tidak hanya besar secara narasi, tetapi juga terasa manfaatnya di masyarakat.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya