Berita

Prabowo Subianto dan Anies Baswedan saat debat capres 2024. (Foto: RMOL)

Publika

Kritikan Anies ke Prabowo Bagai Oase

MINGGU, 24 MEI 2026 | 04:26 WIB

ENTAH kelebihan atau kekurangan, partai-partai saat ini memang, tak ada yang ingin berhadap-hadapan dengan Presiden Prabowo Subianto secara frontal. 

Bahkan, PDIP sebagai satu-satunya partai yang berada di luar pemerintahan pun, terlihat seperti tak berkutik.

Ini pertama kali dalam sejarah; tak saja pada masa reformasi, tapi juga pada masa sebelumnya, sejak Indonesia Merdeka. 


Presiden Prabowo berhasil mendekati semua partai, bahkan partai-partai yang berada di luar pemerintahan sekalipun.

Oposisi kini sudah beralih dari partai-partai kepada individu-individu. 

Pengamat, tokoh, mantan pejabat, pensiunan, dan yang paling kompak adalah netizen.  

Pengamat bisa juga sekaligus netizen, tokoh bisa juga sekaligus netizen, dan seterusnya.

Makanya, setiap kali video Anies Baswedan muncul memberikan kritikan kepada Presiden Prabowo, itu seperti oase di tengah padang pasir disambut para netizen. 

Bahkan, video tuduhan Amien Rais pun bisa dimakan, karena tak ada lagi yang hendak dimakan. 

Tapi, bisa jadi situasi ini akan berubah seiring dengan makin dekatnya proses Pemilu 2029. 

Tak mungkin partai-partai akan tiarap begini terus. Akan ada masanya, mereka juga harus berjuang demi eksistensi mereka. 

Joko Widodo alias Jokowi saja yang tak punya partai ingin memulai roadshow politiknya Juni ini.

Hanya saja, tak ada tantangan dari partai-partai, bukan berarti pemerintahan Presiden Prabowo tak ada masalah. 

Tantangan global saat ini, tak pernah pula dihadapi oleh Presiden-presiden, sebelumnya. Sangat komplek dan rumit.

Apalagi, target Presiden Prabowo, tidak pula kecil. Bahkan, sangatlah besar.

Semua ingin dilakukan Presiden Prabowo dalam waktu yang bersamaan. Penguasaan sumber daya alam tak dibiarkan seperti dulu. 

Pasal 33 UUD 1945 yang tak pernah diterapkan sejak kita Merdeka, kini hendak diterapkan dengan gagah berani. Pasti akan ada pihak-pihak yang tak suka dengan kebijakan ini.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya