Berita

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 23 Mei 2026. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Pilih Ciptakan Program Lapangan Kerja Ketimbang Bangun Perkantoran Baru

SABTU, 23 MEI 2026 | 20:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memprioritaskan program-program produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja dibanding memperbanyak pembangunan gedung perkantoran.

Menurut Prabowo, pembangunan kantor tetap diperlukan, namun harus diimbangi dengan produktivitas dan hasil nyata yang dirasakan masyarakat.

“Maaf kita sekarang agak tundalah bangun banyak kantor, kantor, kantor, kantor itu itu ya perlu. Tapi jangan ada kantor, nggak ada produktifitas,” kata Prabowo saat menghadiri panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu 23 Mei 2026.


Ia menilai kemegahan gedung tidak memiliki arti apabila tidak mampu menghasilkan manfaat konkret bagi rakyat. Karena itu, pemerintah ingin lebih fokus pada program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kantor megah, produknya nggak ada. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tapi produknya bagus. Hasilnya banyak,” ucapnya.

Prabowo menegaskan kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah lapangan pekerjaan dan peningkatan penghasilan. Pemerintah pun mendorong berbagai program yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengapresiasi program BUBK Kebumen yang dinilai berhasil membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Ia menyebut ratusan warga lokal kini bekerja di kawasan tambak modern tersebut.

“Jadi ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap,” kata Prabowo.

“Berapa orang yang kerja sekarang? Enam ratus lima puluh. Enam ratus lima puluh. Lokal orang lokal semua. Orang setempat enam ratus lima puluh orang bekerja,” pungkasnya.

BUBK Kebumen sendiri diresmikan pada 9 Maret 2023 dan kini telah memasuki siklus budidaya kedelapan dengan 139 kolam produksi yang beroperasi. 

Pemerintah juga tengah menyiapkan proyek serupa dengan skala lebih besar di Waingapu, Nusa Tenggara Timur.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya