Berita

PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menjalin kerja sama dengan Copenhagen Urban Solar Parks BD Ltd (CUSP). (Foto: Dok. Pertamina NRE)

Bisnis

Ekspansi Bisnis Hijau, Pertamina NRE Jajaki Proyek Energi Terbarukan di Bangladesh

MINGGU, 17 MEI 2026 | 14:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) terus memantapkan langkahnya di panggung energi bersih internasional. Kali ini, anak usaha PT Pertamina (Persero) tersebut resmi menjalin kerja sama dengan Copenhagen Urban Solar Parks BD Ltd (CUSP) untuk menjajaki pengembangan sektor energi terbarukan di Bangladesh.

Sinergi kedua perusahaan ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama Pertamina NRE John Anis dan Chairman CUSP Ziaur Rahman di Grha Pertamina, Jakarta, Rabu lalu, 13 Mei 2026.

Melalui kesepakatan ini, Pertamina NRE dan CUSP akan mengeksplorasi peluang investasi proyek energi bersih di Bangladesh, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (solar PV) hingga kerja sama operasi dan pemeliharaan (O&M).


Langkah strategis ini menjadi bukti kepercayaan internasional terhadap kapabilitas Pertamina NRE dalam mengelola proyek energi surya berskala besar. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, kedua pihak segera melakukan studi kelayakan komprehensif yang mencakup aspek teknis, pasar, bisnis, lingkungan, hukum, hingga mitigasi risiko proyek.

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis menyatakan, kolaborasi ini merupakan momentum penting untuk memperluas portofolio energi hijau Pertamina di kawasan regional, sekaligus merespons kebutuhan energi bersih yang berkelanjutan di Bangladesh.

"Di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian, kolaborasi ini menjadi langkah strategis bagi pengembangan bisnis energi terbarukan kami," ujar John Anis dalam keterangannya, Minggu, 17 Mei 2026.

John menambahkan, Bangladesh memiliki potensi besar untuk memperkuat rekam jejak internasional Pertamina NRE, mengikuti kesuksesan ekspansi sebelumnya di Filipina. Di Filipina, Pertamina NRE mencatat kapasitas instalasi terpasang lebih dari 1 GWp dan ditargetkan melonjak hingga 2,6 GWp pada akhir tahun ini.

"Pencapaian konkret tersebut menjadi modal penting bagi Pertamina NRE untuk mengembangkan proyek serupa di Bangladesh," tegasnya.

Sinergi ini juga disambut baik oleh Chairman CUSP, Ziaur Rahman. Menurutnya, kemitraan dengan Pertamina NRE akan membuka ruang inovasi yang efisien dalam menghadirkan solusi energi bersih bagi pembangunan berkelanjutan di negaranya.

Di tempat yang sama, Direktur Investasi dan Ekonomi Kreatif Kementerian Luar Negeri RI, Roy Wahab yang hadir menyaksikan penandatanganan tersebut, turut menyampaikan apresiasinya.

Roy menilai kemitraan ini mempererat hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam mendorong investasi hijau dan mitigasi perubahan iklim global menuju target Net Zero Emission.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya