Berita

Direktur Eksekutif Global Future Institute, Hendrajit (Foto: Tangkapan Layar TvOne News)

Dunia

Strategi Non-Intervensi China Sukses Bikin Iran Makin Merapat

JUMAT, 15 MEI 2026 | 17:41 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kunjungan Menteri Luar Negeri Iran ke Beijing dinilai bukan sekadar agenda ekonomi atau perdagangan biasa, melainkan penegasan bahwa strategi panjang China di Timur Tengah kini mulai menunjukkan hasil nyata.

Hal itu disampaikan pengamat geopolitik sekaligus Direktur Eksekutif Global Future Institute, Hendrajit dalam sebuah wawancara di TvOne News, Jumat, 15 Mei 2026. 

Menurutnya, hubungan Iran dan China merupakan buah dari fondasi yang telah lama dibangun Beijing di kawasan melalui strategi non-intervensi.


"Pendekatannya non-militer, tidak memaksakan kehendak seperti Amerika, dan melalui ekonomi perdagangan. Tapi di dalam benak China sendiri buahnya itu harus merupakan persekutuan solid dan saling percaya di bidang politik dan pertahanan,” paparnya.

Menurut Hendrajit, dari kerja sama ekonomi itulah Beijing membangun kepercayaan politik dan pertahanan dengan negara-negara seperti Iran, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait hingga Suriah. 

Fondasi tersebut kini menjadikan Tiongkok memiliki “saham diplomatik” besar di kawasan saat konflik memanas.

“Ini memang justru buah manis dari benih yang ditanam oleh China sendiri di Timur Tengah," kata dia. 

Ia menambahkan, keberhasilan China mendamaikan Iran dan Arab Saudi pada Maret 2023 menjadi bukti bahwa strategi ekonomi Beijing telah berkembang menjadi kekuatan geopolitik yang efektif. 

Lebih jauh, Hendrajit menyoroti Belt and Road Initiative serta Jalur Sutra modern sebagai kerangka besar China membangun soliditas geografis, ekonomi, dan politik lintas kawasan. 

Dalam konteks itu, Iran memiliki nilai strategis penting sebagai penghubung Asia Tengah, Asia Selatan, dan Timur Tengah, sehingga posisinya vital bagi kepentingan Beijing.

"Itu berarti kan aset lokasi geografis tiba-tiba menjadi suatu yang bukan hanya ekonomi nilainya tapi politik dan strategis," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya