Berita

Anggota Komisi I DPR RI F-Nasdem, Amelia Angraini (Foto: Dokumen F-Nasdem)

Politik

DPR Minta Pemerintah Libatkan AI dan Satgas Siber Berantas Judol

JUMAT, 15 MEI 2026 | 09:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemberantasan judi online (judol) dinilai membutuhkan orkestrasi nasional yang lebih kuat, terintegrasi, dan adaptif dalam menghadapi perkembangan kejahatan digital yang semakin kompleks.

Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini menilai, judol kini telah berkembang menjadi ancaman sosial, ekonomi, hingga keamanan digital nasional karena memanfaatkan teknologi dan ekosistem digital untuk memperluas pengaruhnya.

“Judi online bukan lagi sekadar pelanggaran moral atau hukum, tetapi telah menjadi bentuk kejahatan transnasional berbasis teknologi yang memanfaatkan algoritma, media sosial, influencer, hingga sistem pembayaran digital,” kata Amelia kepada wartawan, Jumat, 15 Mei 2026.


Dia mengapresiasi langkah pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang melakukan pemutusan akses situs, patroli siber, hingga penindakan terhadap konten dan rekening yang terafiliasi dengan judi online.

“Langkah Komdigi melakukan take down jutaan konten dan situs merupakan bentuk respons strategis yang penting untuk melindungi ruang digital nasional,” ujarnya.

Meski demikian, legislator Fraksi Partai NasDem itu menilai penguatan koordinasi lintas sektor masih menjadi pekerjaan rumah penting dalam perang melawan judi online.

“Pemerintah perlu membangun integrated cyber task force yang menyatukan Komdigi, kepolisian, PPATK, OJK, Bank Indonesia, operator telekomunikasi, hingga platform digital global dalam satu pusat operasi terpadu,” tegasnya.

Wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah VII itu juga menekankan pentingnya penguatan digital intelligence dan artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi promosi judi online di media sosial maupun aktivitas jaringan digital terorganisir.

“Pemerintah perlu menggunakan sistem deteksi otomatis berbasis AI untuk membaca pola promosi judi online di media sosial, transaksi mencurigakan, hingga aktivitas bot dan jaringan afiliasi digital,” katanya.

Selain itu, Amelia mengingatkan literasi digital masyarakat harus menjadi prioritas utama lantaran banyak korban judi online berasal dari kelompok rentan dan generasi muda.

“Perang melawan judi online sejatinya juga merupakan perang melawan manipulasi psikologis dan eksploitasi algoritma,” ujar Amelia.

Dia pun meminta platform digital ikut bertanggung jawab menjaga ruang digital nasional dari promosi terselubung judi online.

“Platform tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus ikut bertanggung jawab menjaga ekosistem digital yang sehat,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Jaga Energi dan Cairan, Tantangan 14.000 Pelari Maybank Marathon 2026

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:25

Bawa Hasil Riset UGM ke Bursa, SWAP Bidik Dana Segar Rp45 Miliar Lewat IPO\

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:14

BEI Agendakan RUPSLB, Catat Syarat Kehadirannya

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:00

Iran Anggap Negara Pendukung Perang Ekonomi AS sebagai Musuh

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:21

ASBI Laporkan Dugaan Penggelapan ke BEI-OJK, Enam Pihak Jadi Terlapor

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:03

Hasil Penelitian Ungkap Air Galon Guna Ulang Tak Berisiko Kanker

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:02

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Puluhan Relawan ke Flores

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:42

PAN Launching Lapor PAN dan PANsar Murah

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:27

Pertina Bawa Polemik Legalitas ke PTUN dan PN Jakpus

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:14

TNI AL Berhasil Operasi Patah Tulang Korban Gempa NTT di KRI

Senin, 24 Agustus 2026 | 06:02

Selengkapnya