Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Melandai Saat Diplomasi Beijing dan Konflik Maritim Iran Memanas

JUMAT, 15 MEI 2026 | 07:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas bergerak melemah pada akhir perdagangan Kamis 15 Mei 2026, akibat tekanan penguatan Dolar AS dan lonjakan harga minyak dunia. 

Harga emas spot terkoreksi 0,4 persen menjadi 4.669,48 Dolar AS per ons, sementara emas berjangka Amerika Serikat ditutup pada posisi 4.685,30 Dolar AS per ons. 

Penguatan greenback sebesar 0,3 persen membuat logam mulia ini menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan global.


Kenaikan harga energi dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menyusul laporan mengenai penyitaan dan tenggelamnya kapal di sekitar perairan Iran. 

Kombinasi lonjakan harga minyak dan data inflasi Amerika Serikat yang masih tinggi memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi ini menjadi beban bagi emas karena daya tarik instrumen tanpa imbal hasil tersebut menurun saat suku bunga tetap ketat.

Selain faktor ekonomi, pelaku pasar juga mencermati pertemuan diplomatik antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Beijing yang membahas kemajuan perdagangan serta isu sensitif terkait Taiwan. 

Di pasar domestik India, pemerintah mulai membatasi impor emas maksimal 100 kilogram dalam skema tertentu. 

Pelemahan harga ini turut merembet ke logam mulia lainnya, di mana harga perak spot anjlok 4,1 persen menjadi 84,36 Dolar AS per ons, platinum merosot 3,3 persen ke posisi 2.066,75 Dolar AS per ons, dan paladium kehilangan 3,5 persen di level 1.447,73 Dolar AS per ons.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya