Berita

Gedung Museum Pajajaran Batutulis Bogor (Foto: Rmoljabar/Heri Supriatna)

Nusantara

Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Batutulis sebagai Pusat Peradaban

JUMAT, 15 MEI 2026 | 05:08 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menghadiri diskusi Kecagarbudayaan dengan topik “Prasasti Batutulis dan Makuta Binokasih Sanghyang Pake" di Bumi Ageung Museum Pajajaran Batutulis, Kota Bogor pada Kamis 14 Mei 2026.

Dedi mengatakan, Batutulis merupakan suatu wilayah di Kota Bogor yang memiliki peradaban. 

"Kita harus melihat dari sudut peradaban. Pada zaman itu peradaban sudah mengalami kepesatan cara berpikir dan cara bertindak, sehingga tahapan-tahapan peradaban harus kita lalui dan kita harus juga memahami bahwa kita punya leluhur yang sudah memiliki kecerdasan peradaban dan kemudian semuanya harus menjadi karya-karya akademik,” kata Dedi Mulyadi dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


“Sehingga nanti kita punya buku-buku akademik yang menjelaskan satu masalah demi satu masalah, demi satu peninggalan untuk membangun dan menata masa depan," tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya secara intuitif memberikan nama kantor gubernur di wilayah Bogor (Bakorwil) menjadi kantor wilayah Pakuan Pajajaran. 

"Jadi naskah akademik itu nanti menjadi turunan jadi apa, nah ini kitakan ada missing link, ada misi yang terputus, ya tadi saya bilang menjadi tata ruang, jadi tata bangunan, tata kelola pendidikan, tata kelola kesehatan, sehingga antar sejarah masa lalu dan masa depan menjadi satu kesatuan," jelasnya. 

Dedi mengungkapkan, konsepsi pembangunan maupun tata ruang yang ada saat ini dinilai berantakan. 

"Dulu kan pusat Pajajaran ada di sini (Batutulis). Nah, pertanyaannya kenapa di kawasan Batutulis ini longsor, kan aneh jalan Batutulis longsor. Artinya di sini tata ruangnya bermasalah, seharusnya di sini daerah hijau, tetapi ternyata dibuat jadi jalan," pungkasnya.


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya