Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

OJK Minta Investor Borong Saham Pasca IHSG Ambruk di 6.700

KAMIS, 14 MEI 2026 | 16:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini justru dapat menjadi momentum bagi investor untuk mulai masuk ke pasar saham secara selektif.

Pekan ini IHSG ditutup merosot hingga 3,53 persen ke level 6.723 dibanding pekan lalu usai pengumuman rebalancing Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi berharap kondisi ini bisa dimanfaatkan investor. 


“Kami berharap para investor kita secara selektif memanfaatkan momentum ini untuk masuk di pasar dan memilih saham-saham terbaik,” kata Hasan dalam konferensi pers dikutip Kamis 14 Mei 2026.

Menurut Hasan, tekanan yang terjadi di pasar saham domestik masih dalam batas wajar.

“Kemudian, tadi frekuensi dan volume serta nilai transaksi juga cukup baik. Secara rata-rata tidak ada perbedaan normal dibandingkan hari-hari sebelumnya,” kata Hasan.

Ia menjelaskan, pelemahan IHSG saat ini dipengaruhi berbagai faktor global, mulai dari tensi geopolitik hingga dampak rebalancing MSCI terhadap pasar modal Indonesia.

Namun di sisi lain, koreksi tersebut membuat valuasi saham Indonesia semakin murah dibandingkan bursa saham regional lainnya.

Hasan mengungkapkan rasio price to earning ratio (PER) IHSG kini telah turun jauh dibandingkan posisi saat indeks menyentuh all time high pada pertengahan Januari 2026.

“Sekarang bahkan secara PER regional, tingkat rata-rata per saham-saham kita sudah ada di bawah per rata-rata bursa-bursa lainnya. Sekarang tingkatnya di level 16 kali,” kata Hasan.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

DPR Minta Pemerintah Perkuat Insfrastruktur Kesehatan

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:28

Obligasi Global Perdana Danantara Laris

Senin, 26 Oktober 2026 | 16:13

Legislator PDIP Ini Janji Perjuangkan Alsintan

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:57

Pengurangan Angka Pelanggaran Jadi Indikator Keberhasilan Operasi Patuh Jaya 2026

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44

KNMP Potensi Menjawab Kebutuhan Nelayan Kecil

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30

Sinopsis dan Kisah Kelam Clayface, Musuh Ikonik Batman

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:19

Pemakzulan Gibran Harus Lewat Jalur Konstitusi, Bukan cuma Tekanan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15

Jelang Pemilu, Oposisi Israel Klaim Netanyahu Tak Layak Pimpin Negara

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:58

Pemerintah Siapkan Skema Baru Pengadaan Energi, Negara Bakal Deal Langsung dengan Pemasok

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:57

KPU Perlu Fokus Benahi Pemilu 2029

Senin, 26 Oktober 2026 | 14:53

Selengkapnya