Berita

Direktur Utama ThrdHome, Wade Shealy (kiri) di The Langham Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026. (Foto: RMOL/Pondra Irawan)

Bisnis

ThirdHome Lirik Indonesia jadi Target Pasar Strategis di Asia Tenggara

KAMIS, 14 MEI 2026 | 00:54 WIB | LAPORAN: PONDRA IRAWAN

ThirdHome terus memperluas jangkauan ke pasar Indonesia dengan membangun koleksi vila dan residence mewah di Bali, Lombok, Sumba, Labuan Bajo, dan Bintan. 

Didirikan pada tahun 2010, ThirdHome telah berkembang pesat menjadi jaringan pribadi rumah kedua yang mewah terbesar di dunia. Hingga kini, ThirdHome menawarkan portofolio global yang mencakup 30.000 rumah liburan di lebih dari 2.500 destinasi di seluruh dunia dan tersebar di lebih dari 100 negara dengan nilai rata-rata 2,4 juta Dolar AS.

Pendiri sekaligus Direktur Utama ThrdHome, Wade Shealy, mengatakan Indonesia adalah pasar penting untuk bisa memiliki lebih banyak jaringan terutama di Bali dan destinasi wisata lainnya.


"Indonesia adalah pilihan yang jelas untuk fase ekspansi kami berikutnya di Asia Tenggara. Status olbal Bali dan kepadatan rumah kedua mewah yang luar biasa, dikombinasikan dengan kehadiran kami yang sudah mapan di Australia, menjadikannya pasar yang menarik," ujar Wade Shealy di The Langham Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

"Kami sangat beruntung, kami sudah memiliki 85 member dengan perumahan di Indonesia. Dan kami sudah memiliki hamper 60 member yang menunggu untuk bergabung," tambahnya.

Ia menjelaskan jika anda memiliki rumah kedua yang mewah tanpa harus membeli ketika bepergian ke berbagai negara. Tidak perlu lagi pusing memikirkan biaya sewa hotel atau kamar, anda sudah bisa menikmati fasilitas rumah mewah sebagai rumah kedua anda.

"ThirdHome ini adalah rumah kedua atau ketiga yang dimiliki oleh para anggotanya. Jadi mereka bisa tidak perlu ke hotel lagi untuk menyewa kamar karena sudah ada rumah kedua dengan nsep yang mewah," ungkap Wade.

“Ini merupakan konsep yang unik karena para anggota dapat menukarkan Waktu menginap di rumah miliknya dengan kredit perjalanan atau "keys" yang kemudian dapat digunakan untuk ikmati villa, resort, atau rumah mewah di berbagai negara,” jelasnya.

Menurut Wade, konsep ini menjadi solusi bagi pemilik properti premium yang ingin memaksimalkan liburannya tanpa harus terlibat dalam sistem penyewaan jangka pendek yang rumit.

"anggota cukup menawarkan dua minggu masa tinggal di rumah kedua mereka. ari sana mereka memperoleh kredit perjalanan untuk menikmati pengalaman liburan eksklusif di berbagai negara," pungkasnya.

ThirdHome beroperasi secara global dengan tim di Amerika Utara, Australia,  Eropa, dan telah ditampilkan di Conde Nast Traveler, The New York Times, dan The Wall Street Journal karena mendefinisikan kembali cara para pelancong menikmati mewahnya dunia.

Ekspansi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Indonesia semakin diperhitungkan dalam peta wisata premium global. Keindahan alam, budaya yang kaya, serta pertumbuhan properti mewah menjadi kombinasi kuat yang menarik perhatian pelaku industri perjalanan internasional.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya