Berita

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel). (Foto: Istimewa)

Nusantara

Helikopter Pemadam Siaga Karhutla di Sumsel

RABU, 13 MEI 2026 | 14:48 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Lima unit helikopter disiagakan untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel).

Armada udara tersebut terdiri dari empat unit helikopter water bombing dan satu helikopter patroli yang akan mendukung operasi Satgas Karhutla Sumsel selama musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Sumatera Selatan, M. Iqbal Alisyahbana mengatakan, pengerahan armada udara dilakukan secara bertahap. Saat ini, satu unit helikopter patroli telah tiba di Palembang dan siap dioperasikan untuk melakukan pemantauan udara.


“Untuk sementara baru satu unit sambil melihat perkembangan kondisi di wilayah Sumsel,” ujar Iqbal, dikutip dari RMOLSumsel, Rabu 13 Mei 2026.

Menurutnya, helikopter patroli memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini kemunculan titik panas maupun kebakaran yang sulit dijangkau petugas darat. 

Pemantauan melalui udara dinilai menjadi langkah penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas.

Iqbal menegaskan jumlah armada udara yang disiagakan masih bersifat fleksibel. Pemerintah pusat akan terus memantau perkembangan situasi karhutla di lapangan untuk menentukan kebutuhan tambahan bantuan udara.

“Bisa saja jumlahnya bertambah tergantung eskalasi titik api yang terjadi,” pungkas Iqbal.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya