Berita

Panitia Nasional PMB PTKIN (Foto: Kemenag)

Nusantara

UM-PTKIN 2026 Bertransformasi, Hadirkan Simulasi Ujian dan Layanan Ramah Difabel

RABU, 13 MEI 2026 | 13:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Panitia Nasional Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 kembali melakukan transformasi sistem seleksi dengan mengedepankan prinsip modern, transparan, dan inklusif.

Melalui pembaruan tahun ini, panitia berupaya menghadirkan proses seleksi yang lebih ramah teknologi sekaligus mudah diakses seluruh calon mahasiswa, termasuk peserta difabel.

Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah fitur Simulasi Ujian SSE (Sistem Seleksi Elektronik). Fitur tersebut memungkinkan peserta mengenal antarmuka ujian sebelum pelaksanaan tes berlangsung.


Dengan simulasi itu, peserta diharapkan lebih siap menghadapi ujian luring di lokasi tes dan dapat meminimalisasi kendala teknis maupun rasa gugup saat ujian berlangsung.

Selain menghadirkan simulasi ujian, panitia juga menyediakan data tingkat keketatan program studi pada laman pendaftaran. Informasi tersebut diharapkan membantu calon mahasiswa menentukan pilihan program studi secara lebih rasional dan berbasis data.

“Inovasi tahun ini diharapkan membantu peserta menyusun strategi pendaftaran secara lebih rasional dan berbasis data. Kami juga meningkatkan layanan untuk peserta difabel, mulai dari kemudahan sistem pendaftaran hingga pendampingan saat tes berlangsung,” ujar Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Abd. Aziz, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 13 Mei 2026.

Dalam sistem seleksi tahun ini, materi ujian juga dirancang lebih menekankan kemampuan penalaran dibanding hafalan.

Tes dibagi ke dalam dua kategori utama, yakni Tes Bakat Skolastik dan Tes Literasi Multidimensi.

Tes Bakat Skolastik mencakup kemampuan logika, verbal, spasial, dan kuantitatif. Sementara Tes Literasi Multidimensi meliputi literasi bahasa Indonesia, Inggris, dan Arab, kemampuan baca tulis Al Quran, numerasi, hingga pemahaman ajaran Islam moderat.

Penggunaan sistem SSE berbasis digital juga membuat proses seleksi berlangsung paperless, lebih akurat, serta diharapkan mampu menjamin proses seleksi yang adil dan tidak diskriminatif.

Panitia menegaskan PTKIN kini tidak hanya berfokus pada studi keagamaan, tetapi juga berkembang menjadi kampus yang menawarkan program studi sains, sosial, kesehatan, hingga teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.

“PTKIN bukan hanya tempat belajar, tetapi ruang tumbuh bagi generasi masa depan Indonesia,” kata Prof. Abd. Aziz.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya