Berita

Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd (Foto: Istimewa)

Nusantara

Panitia UM-PTKIN 2026 Siapkan Beasiswa untuk Prodi Sepi Peminat

RABU, 13 MEI 2026 | 13:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 resmi bergulir. 

Di balik proses seleksi yang kini semakin modern dan terintegrasi, Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd., menekankan bahwa jalur ini merupakan misi besar untuk membentuk generasi akademik yang moderat dan berintegritas.

Ia pun memaparkan berbagai strategi panitia dalam menghadapi tantangan distribusi minat program studi (prodi) hingga komitmen terhadap akses pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas.


Salah satu poin krusial yang disoroti adalah adanya prodi yang kerap dianggap sepi peminat, seperti Ilmu Hadis, Studi Agama-Agama, hingga Filsafat. 

Prof. Abd. Aziz menegaskan bahwa prodi-prodi ini adalah "roh" dari PTKIN yang tidak boleh hilang.

“Memang ada prodi-prodi yang peminatnya sedikit. Tidak hanya di Ushuluddin, tetapi juga ada Ilmu Hadis dan beberapa prodi lain. Namun prodi-prodi seperti itu tidak boleh dihapus karena itu menjadi rohnya PTKIN,” kata Abd. Aziz dalam keterangannya di Jakarta, Rabu 13 Mei 2026.

Untuk menjaga keberlangsungan program studi yang minim peminat, panitia membuka peluang penawaran lintas pilihan bagi peserta yang tidak lolos di pilihan utama.

Selain itu, PTKIN juga menyiapkan berbagai skema beasiswa agar program studi tersebut tetap diminati calon mahasiswa.

“Kita tetap memberikan kesempatan dan menawarkan pilihan kepada peserta. Bahkan untuk prodi-prodi yang langka peminat, kami siapkan beasiswa, baik dari BIP maupun BLU kampus,” ujarnya.

Terkait teknis pelaksanaan, Prof. Abd. Aziz mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai praktik perjokian. Ia menjamin sistem seleksi tahun ini akan sangat ketat dalam memantau kecurangan.

"Terkait joki, masyarakat harus yakin itu tidak akan ada di PTKIN. Kami menanamkan kejujuran sejak awal, baik kepada pengawas maupun siswa. Jika ditemukan praktik perjokian, sanksinya jelas: pembatalan status pendaftar," tegasnya.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada sekitar 60.000 pendaftar yang teregistrasi dari total daya tampung sekitar 80.000 kursi. 

Menurut Abd. Aziz, angka pendaftar masih berpotensi terus bertambah karena masa pendaftaran dibuka hingga 30 Mei 2026.

“Masih ada waktu sekitar 17 hari lagi. Penambahan pendaftar terus berjalan setiap hari,” katanya.

Bagi calon mahasiswa yang sedang menimbang pilihan, Prof. Abd. Aziz membocorkan beberapa tren dari tahun sebelumnya. 

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) tetap menduduki peringkat pertama dalam hal keketatan, disusul oleh Manajemen, Bisnis, dan Psikologi.

"Mungkin pendaftar PAI tinggi karena mereka mencari ilmu bukan hanya untuk kerja, tapi mencari rida Allah," guraunya.

Sementara itu, 10 besar kampus dengan peminat terbanyak saat ini masih didominasi oleh kota-kota besar, dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung memimpin di posisi teratas, disusul oleh Jakarta, Yogyakarta, Malang, Surabaya, hingga Makassar dan Mataram.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya