Berita

Wajah IKN. (Foto: RMOL)

Politik

Belum Ada Keppres Tanda Pemerintah Belum Siap Pindah ke IKN

RABU, 13 MEI 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan Jakarta masih berstatus ibu kota negara dinilai sekaligus mencerminkan bahwa pemerintah hingga saat ini belum siap melakukan pemindahan total pusat pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta sekaligus, M Taufik Zoelkifli mengatakan belum diterbitkannya Keputusan Presiden (Keppres) mengenai pemindahan ibu kota menjadi tanda bahwa kesiapan pemerintah menuju perpindahan penuh masih belum matang.

“Kalau memang sudah siap pindah, tentu Keppres itu sudah ditandatangani,” ujar pria yang akrab disapa MTZ itu, kepada RMOL, Rabu, 13 Mei 2026.


Menurutnya, kondisi di lapangan juga menunjukkan berbagai infrastruktur pendukung di IKN masih belum siap menopang perpindahan pusat pemerintahan secara menyeluruh.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta itu telah mengunjungi langsung kawasan IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dan melihat masih banyak persoalan mendasar yang harus dibenahi.

“Bangunannya mungkin sudah ada, tetapi pendukungnya belum siap. Soal air, transportasi, sampai kesiapan masyarakat yang pindah ke sana juga masih menjadi persoalan,” katanya.

Ia mencontohkan sektor pendidikan di kawasan IKN yang dinilai belum siap karena keterbatasan tenaga pengajar dan fasilitas penunjang lainnya. Selain persoalan teknis dan infrastruktur, MTZ menilai faktor politik juga turut memengaruhi belum finalnya proses perpindahan ibu kota negara.

“Anggota DPR juga belum mau pindah ke sana,” ucapnya.

Karena itu, MTZ memandang kondisi IKN saat ini masih berada pada tahap konsolidasi dan belum dapat disebut sebagai ibu kota operasional pemerintahan secara penuh.

“Anggap saja IKN masih tahap konsolidasi, tetapi ini belum final,” pungkasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya