Berita

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, S.H., M.Si.,memberikan sambutan dalam acara peluncuran Program Persiapan Ekspor #LokalMendunia (Istimewa)

Bisnis

Produk Lokal Tembus ASEAN Berkat Jualan via Live Shopping

RABU, 13 MEI 2026 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kolaborasi strategis antara platform digital dan pelaku usaha merupakan kunci utama dalam memperkuat ekosistem ekspor nasional. 

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, menyampaikan apresiasi terhadap program #LokalMendunia yang diluncurkan oleh TikTok Shop by Tokopedia, yang dinilai mampu memperkuat sinergi antara platform digital dan pelaku usaha dalam memperluas akses pasar ekspor produk Indonesia.

Menurutnya, program tersebut sangat krusial untuk mendorong lebih banyak merek lokal Indonesia bersaing di rantai perdagangan dunia.


“Program #LokalMendunia menjadi contoh nyata sinergi strategis dalam memperluas akses pasar ekspor bagi produk Indonesia. Kementerian Perdagangan mengapresiasi langkah TikTok Shop by Tokopedia yang turut memperkuat daya saing ekspor nonmigas Indonesia sekaligus membuka peluang lebih luas bagi UMKM naik kelas ke pasar global,” ujar Dirjen Puntodewi, dalam pernyataannya yang dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 13 Mei 2026.

Program ini membuktikan bahwa integrasi konten dan teknologi dapat memicu pertumbuhan ekonomi yang masif. 

Dalam waktu singkat, brand lokal yang tergabung dalam program ini mencatatkan lonjakan penjualan melalui fitur LIVE hingga 50 kali lipat. Sebanyak 35 merek dari total 50 peserta telah dinyatakan siap melakukan ekspansi ke pasar Asia Tenggara secara terstruktur.

Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto, menyatakan optimismenya terhadap potensi global produk dalam negeri.

"Kami membantu brand berekspansi secara lebih terstruktur, didukung ekosistem, data, dan kekuatan discovery commerce yang memungkinkan produk ditemukan secara lebih relevan oleh konsumen di berbagai pasar internasional," ungkap Vonny.

Bagi para pelaku usaha, dukungan ekosistem digital memberikan kemudahan dalam memahami preferensi konsumen di negara tujuan. 

M. J. Fadloan Ashari, Chief Operations Officer NATUR by Gondowangi, menekankan pentingnya akses pasar dan strategi konten yang relevan dalam memenangkan hati konsumen global.

"TikTok Shop by Tokopedia membantu membuka akses pasar serta memberikan dukungan berupa insight dan jaringan agar kami dapat berkembang secara berkelanjutan di pasar regional," jelas Fadloan.

Senada dengan hal itu, Founder Amiralab, Adam Muhammad Ghifar, melihat kekuatan komunitas di platform digital sebagai penggerak pertumbuhan organik bagi produknya, Queen Secret Coffee. Adam meyakini bahwa kesuksesan di platform domestik kini memiliki jalur nyata untuk dibawa ke panggung regional melalui pendampingan yang tepat.

Hingga Mei 2026, program ini terus berfokus pada empat tahap akselerasi: seleksi, inkubasi, go-to-market, hingga perluasan ekspansi. Keberhasilan 6 dari 8 brand pada tahap awal yang mencatatkan pertumbuhan GMV dua hingga tiga digit menjadi bukti bahwa produk lokal Indonesia memiliki daya tarik ekonomi yang sangat kuat di pasar global.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya