Berita

Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar acara Heritage in Motion: Collective Culture, Craft & Culinary di Gedung Dekranasda Kalimantan Barat. (Foto: Kemenkop)

Bisnis

Dekranas-Kemenkop Bantu Usaha Lokal Siap Ekspor

SELASA, 12 MEI 2026 | 19:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar acara Heritage in Motion: Collective Culture, Craft & Culinary di Gedung Dekranasda Kalimantan Barat, Selasa, 12 Mei 2026. 

Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, Sita Ferry Juliantono, menegaskan bahwa produk wastra, kriya, dan kuliner bukan sekadar produk yang bernilai ekonomi, namun menjadi identitas budaya yang harus diberdayakan. 

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya ini memiliki potensi yang besar untuk kemudian dikelola agar dapat dipasarkan hingga ke manca negara. Agenda ini menekankan pentingnya koperasi sebagai wadah konsolidasi bagi pengrajin dan UMKM agar mampu menembus pasar ekspor.


“Kita ingin memastikan budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Sita dalam sambutannya.

Acara tersebut terlaksana berkat dukungan dari Kementerian Perdagangan, dengan melibatkan Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat. 

Kegiatan ini juga dilaksanakan bertepatan dengan kunjungan kerja SERUNI Kabinet Merah Putih di Provinsi Kalimantan Barat. Dengan sinergi lintas lembaga tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing produk lokal sekaligus membuka akses pasar internasional.

Sita menekankan bahwa koperasi menjadi solusi bagi UMKM yang selama ini harus menjadi Chief of Everything dalam usahanya. Pelaku UMKM kerap dihadapkan pada situasi dimana proses produksi, pemasaran, hingga mencari pembiayaan dilakukan secara mandiri.

“Melalui koperasi, pelaku usaha bisa lebih fokus pada produksi dan kualitas, sementara aspek pemasaran dan pembiayaan ditopang secara kolektif,” katanya.

Dalam acara ini peserta kegiatan mendapatkan pembekalan mengenai manajemen usaha, praktik baik penguatan anggota, serta strategi akses pasar. Selain itu juga ada Coaching Clinic dari LPDB. Pendampingan berkelanjutan juga dijanjikan agar manfaat koperasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Di tempat yang sama Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi yang juga selaku Ex Officio Manajemen Usaha Destry Anna Sari menegaskan Kemenkop berkepentingan membangun ekosistem usaha yang terintegrasi mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran, bagi UMKM mampu naik kelas. Bahkan diharapkan melalui ekosistem tersebut UMKM dapat menembus pasar ekspor.

Oleh karena itu salah satu wadah utama untuk memastikan ekosistem tersebut tercipta dengan baik adalah melalui koperasi. Koperasi dapat menjadi rumah besar UMKM dimana setiap pelaku usaha terkonsolidasi.

"Melalui koperasi diharapkan UMKM dapat meningkatkan usaha dan skala ekonomi melalui penguatan kelembagaan, akses permodalan, pemasaran serta penyediaan bahan baku," ujar Destry.

Dalam kegiatan ini sekitar 200 peserta yang terdiri dari Koperasi dan UMKM yang bergerak di bidang kriya, wastra, dan kuliner dilibatkan secara aktif. Sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada Koperasi dan UMKM agar semakin produktif dan berkembang, Kemenkop melalui Dekranas memberikan bantuan berupa peralatan produksi seperti kompor, mixer, mesin jahit serta bantuan paket sembako.

"Semoga kegiatan ini memperkuat kolaborasi dan membawa manfaat bagi kemajuan Koperasi dan UMKM di Kalimantan Barat," katanya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya