Berita

My Kost di Jalan Ariodillah, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan Ilir Timur I Palembang tempat ASN Kementerian Hukum dan HAM Sumsel ditemukan tidak bernyawa. (Foto: Istimewa)

Nusantara

ASN Kemenkumham Sumsel Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kos

SELASA, 12 MEI 2026 | 17:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kementerian Hukum dan HAM wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di My Kost, Jalan Ariodillah, Kelurahan 20 Ilir D III, Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Selasa 12 Mei 2026.

Korban diketahui bernama Muklas Yuriadi (39), yang menjabat sebagai Kabid Pelayanan Kepatuhan.

Penemuan jenazah korban mengejutkan warga sekitar. Terutama para penghuni kos yang berada di sekitar kamar korban.


Mendapat informasi tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Selatan, Hendry Marulitua, langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Dia sempat masuk kantor, lalu izin pulang ke kosan dengan alasan tidak enak badan. Korban diantar salah satu petugas kantor sekitar pukul 09.00 WIB,” ujar Hendry, dikutip dari RMOLSumsel.

Menurut Hendry, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat diberikan terapi kerokan dan dipijat sambil menunggu rujukan ke fasilitas kesehatan.

“Karena korban tinggal sendiri dan berasal dari Jakarta, kami langsung menghubungi pihak kepolisian,” kata Hendry.

Petugas Identifikasi Satreskrim Polrestabes Palembang yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.

Sekitar pukul 14.00 WIB, jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Sementara itu, Perwira Pengawas (Pawas) Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar Syahputra, membenarkan adanya penemuan jenazah laki-laki di My Kost di Jalan Ariodillah tersebut.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit. Di tubuh korban juga ditemukan tanda-tanda kerokan di bagian punggung,” kata Adityan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya