Berita

Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Global

Cak Imin Bidik 500 Ribu Lulusan SMK Tembus Pasar Kerja Global hingga 2029

SELASA, 12 MEI 2026 | 15:45 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah mendorong lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menembus pasar kerja internasional melalui program SMK Go Global yang kini terus diperluas.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin saaar tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Cak Imin menekankan bahwa program SMK Go Global merupakan langkah strategis untuk mengangkat anak-anak muda dari wilayah termiskin agar memiliki akses langsung ke pasar kerja global.


“SMK Go Global terus setiap hari bertambah jumlah yang berangkat, dengan pendampingan, bantuan, pelatihan, dan target-target terutama lulusan SMK di Desil 1. Desil 1 yang paling daerah-daerah paling miskin,” ujar Cak Imin.

Menurutnya, pemerintah telah menetapkan sasaran ambisius dengan total 500 ribu lulusan SMK terserap hingga akhir 2029.

“Sampai 2029 500 ribu,” tegasnya.

Untuk tahun ini, pemerintah tetap mematok capaian bertahap sebagai fondasi awal menuju target jumbo tersebut. 

“Kita berusaha paling tidak, ya minimal 70-80,” kata dia. 

Cak Imin juga membeberkan bahwa jaringan kerja sama internasional yang dibangun pemerintah kini semakin luas. 

“Eropa, Amerika, Korea, Timur Tengah, Jepang, Eropa, ada Eropa Barat, Eropa Timur,” pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya