Berita

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat meninjau progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A lintas Utara–Selatan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (Foto: Setwapres)

Politik

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

SELASA, 12 MEI 2026 | 13:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung yang membebaskan tarif transportasi publik bagi 15 golongan masyarakat.

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan sistem transportasi publik nasional yang terintegrasi, inklusif, dan berpihak pada masyarakat luas.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai terobosan penting dalam mewujudkan layanan transportasi publik yang inklusif, aman, dan ramah bagi seluruh warga.


Apresiasi tersebut disampaikan Wapres saat meninjau progres pembangunan MRT Jakarta Fase 2A lintas Utara–Selatan bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Menurut Gibran, transportasi publik tidak hanya harus modern dan terintegrasi, tetapi juga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, perempuan, ibu hamil, dan anak-anak.

“Saya sangat mengapresiasi terobosan inovasi dari Pak Gubernur terkait transportasi publik di Jakarta yang sekarang membebaskan tarif untuk 15 golongan. Ini luar biasa sekali, termasuk bagi lansia dan kaum difabel,” ujar Wapres.

Putra sulung mantan Presiden Jokowi itu menambahkan bahwa transportasi publik harus menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi semua pengguna.

“Yang paling penting sekali lagi aman dan nyaman untuk anak-anak, perempuan, ibu hamil, lansia, dan kaum difabel,” tegasnya.

Wapres menilai kebijakan pembebasan tarif bagi 15 golongan masyarakat tersebut merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap aksesibilitas dan keadilan layanan publik. 

Ia berharap langkah serupa dapat terus diperkuat seiring pengembangan sistem transportasi massal di Jakarta dan kawasan aglomerasi.

Selain mengapresiasi kebijakan tarif gratis, Wapres juga menyoroti pentingnya pembangunan ekosistem transportasi publik yang saling terhubung antara MRT, LRT, dan TransJakarta agar mobilitas masyarakat semakin mudah dan efisien.

Di tempat terpisah, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuturkan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan MRT Jakarta Fase 2A berjalan sesuai target guna meningkatkan konektivitas transportasi publik di Jakarta.

“Kami meninjau lokasi mulai dari Sawah Besar hingga Harmoni. Secara keseluruhan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 59 persen. Berdasarkan informasi dari Direktur Utama MRT Jakarta, proses commissioning akan dimulai pada pertengahan 2027, dengan target operasional hingga Harmoni paling lambat akhir 2027,” ungkap Pramono.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya