Berita

Wakil Ketua DPR RI sekaligus anggota MPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Wanti Wanti Homeless Media Jangan Jadi Buzzer

SELASA, 12 MEI 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Fenomena homeless media yang belakangan ramai diperbincangkan diminta tetap berada dalam koridor kode etik jurnalistik dan tidak berubah menjadi alat kepentingan kelompok tertentu.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Cucun Ahmad Syamsurijal mengingatkan, keterbukaan informasi dan kreativitas media digital tetap harus dibarengi dengan tanggung jawab jurnalistik, terutama dalam proses verifikasi informasi sebelum disampaikan ke publik.

“Homeless media ini tetap tidak lepas daripada aturan kode etik jurnalistiknya,” kata Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa, 12 Mei 2026. 


Ia menilai perlu ada batasan yang jelas agar praktik penyampaian informasi tidak dilakukan secara sembarangan tanpa verifikasi sumber maupun fakta di lapangan.

Menurutnya, perkembangan homeless media memang menghadirkan sisi positif dalam keterbukaan informasi dan kreativitas penyampaian konten. Namun di sisi lain, fenomena ini juga dinilai rawan dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan propaganda.

“Jangan sampai kadang-kadang ini tumbuh subur dijadikan satu alat oleh sekelompok orang,” ujarnya.

Cucun bahkan menyinggung potensi homeless media bergeser fungsi menjadi alat buzzer atau corong kepentingan tertentu apabila tidak memiliki pijakan etik yang jelas.

“Lebih menjurusnya ke sana menjadi buzzer atau menjadi alat speakernya,” lanjutnya.

Meski begitu, ia menegaskan DPR tetap menyambut baik munculnya model media baru di era digital selama tetap mengikuti tata aturan dan kode etik jurnalistik yang berlaku di Indonesia.

Fenomena homeless media sendiri ramai dibicarakan setelah sejumlah media digital tanpa situs resmi disebut menjadi mitra Badan Komunikasi Pemerintah atau Bakom RI. Namun belakangan, beberapa media justru mengaku dicatut namanya, sementara sebagian lainnya memilih keluar dari forum tersebut.

Bakom sebelumnya menegaskan tidak memiliki kontrak, arahan editorial, maupun bentuk kerja sama yang mengikat dengan homeless media yang tergabung dalam Indonesia New Media Forum (INMF).

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya