Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa

STOXX 600 Naik Tipis, Sektor Barang Mewah Anjlok

SELASA, 12 MEI 2026 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup bervariasi dengan pergerakan tipis pada penutupan Senin 11 Mei 2026 waktu setempat.

Indeks STOXX 600 hanya naik 0,11 persen ke level 612,79 karena sentimen pasar tertekan oleh ketidakpastian konflik AS-Iran yang memicu lonjakan harga minyak.

Bursa regional utama berakhir variatif. Di Jerman, indeks DAX bertambah 0,05 persen atau 11,65 poin menjadi 24.350,28. Di Inggris, FTSE 100 menguat 0,36 persen atau 36,36 poin ke posisi 10.269,43. Dedangkan di Prancis, CAC merosot 0,69 persen atau 56,19 poin menjadi 8.056,38


Sektor barang mewah menjadi penekan utama pasar dengan penurunan indeks sektoral mencapai 3,4 persen, dipicu anjloknya saham LVMH sebesar 4,4 persen. Hermes dan Burberry juga merosot masing-masing lebih dari 3,3 persen akibat kekhawatiran melemahnya permintaan global. 

Selain itu, sektor perjalanan dan rekreasi turut terpukul oleh kenaikan biaya energi yang mengancam margin laba industri penerbangan. 

Tekanan pasar semakin diperberat oleh sinyal dari Bank Sentral Eropa (ECB) mengenai potensi kenaikan suku bunga pada Juni mendatang guna meredam inflasi yang dipicu krisis energi di Selat Hormuz.

Meski demikian, penurunan lebih dalam berhasil tertahan oleh sektor pertambangan yang melesat seiring kenaikan harga logam mulia. 

Sentimen positif juga datang dari pergerakan saham individu, seperti lonjakan signifikan pada Delivery Hero setelah adanya transaksi penjualan saham kepada investor strategis, serta penguatan tajam saham Airtel Africa di tengah rencana restrukturisasi perusahaan. 

Secara keseluruhan, ekuitas Eropa masih tertinggal dari pasar global lainnya karena ketergantungan yang tinggi terhadap impor energi dan ketidakpastian geopolitik.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya