Berita

Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie (kiri) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 11 Mei 2025. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Politik

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

SELASA, 12 MEI 2026 | 00:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie menegaskan tidak memiliki persoalan pribadi dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK. 

Hal ini diutarakan Grace terkait polemik pernyataannya yang belakangan menjadi perhatian publik dalam sebuah konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 11 Mei 2025. 

“Nggak pernah punya masalah, teman-teman bisa cek track record pribadi saya, saya nggak pernah punya masalah apa pun dengan Pak JK,” kata Grace.


Kendati demikian, ia mengatakan hingga saat ini belum ada komunikasi langsung antara dirinya dengan JK. 

Namun, tidak menutup kemungkinan Grace bakal membuka diri apabila ada ruang untuk berdiskusi atau memberikan penjelasan mengenai konteks pernyataannya.

“Sejauh ini belum ada komunikasi kalau dari sayanya (dengan Pak JK). Ya tentu saya terbuka untuk namanya kita mau diskusi, saya juga tidak pernah ada masalah apa pun gitu kan sama Pak JK sebagai pribadi. Pernyataan saya pun juga normal-normal saja,” jelasnya.

Grace pun siap apabila dimintai klarifikasi terkait pernyataannya tersebut.

“Oleh karenanya saya siap kalau mau dimintai penjelasan misalnya, atau mungkin kalau Pak JK mau tanya apa sih konteksnya,” pungkas dia.

Sebelumnya, Grace, mantan politisi PSI Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda dilaporkan terkait tindak pidana penghasutan yang dilakukan dengan media elektronik, provokasi, penghasutan yang dilakukan dengan media elektronik. 

Aduan itu telah teregister dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 4 Mei 2026, yang diajukan oleh perwakilan LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya