Berita

Diskuis bertema Praktik E-Commerce antara Persaingan Sehat atau Dominasi Platform” di Megawati Institute, Jakarta, Senin, 11 Mei 2026. (Foto: Dok. Megawati Institute)

Politik

UMKM Tercekik Algoritma, Negara Perlu Jinakkan Platform Digital

SENIN, 11 MEI 2026 | 22:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ekosistem perdagangan digital di tanah air dinilai sudah masuk zona merah bagi para pelaku usaha lokal. Alih-alih menjadi pahlawan bagi UMKM, platform e-commerce raksasa justru dituding semakin dominan dan bertindak sepihak yang membuat seller lokal megap-megap.

Kondisi memprihatinkan ini disorot tajam oleh Ketua DPP PDIP Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, dan Investasi, Darmadi Durianto dalam diskusi bertajuk Praktik E-Commerce antara Persaingan Sehat atau Dominasi Platform di Megawati Institute, Jakarta.

Ia menegaskan, negara tidak boleh jadi penonton saat warga negaranya "dijajah" oleh aturan platform yang tidak transparan.


"Digitalisasi ekonomi memang harus tumbuh, tetapi jangan sampai pertumbuhan platform justru membuat seller lokal tertekan di negaranya sendiri," tegas Darmadi, Senin, 11 Mei 2026.

Anggota Komisi VI DPR ini membongkar rupa-rupa beban yang mencekik pedagang kecil. Mulai dari biaya layanan, administrasi, hingga logistik yang naik seenak udel tanpa transparansi jelas.

Tak hanya soal biaya, Darmadi menyoroti "tangan dingin" algoritma yang kini menentukan nasib pedagang. Siapa yang muncul di halaman utama dan siapa yang tenggelam, sepenuhnya dikontrol oleh sistem yang sering kali tidak berpihak pada produk lokal.

“Algoritma hari ini bukan sekadar teknologi, tapi menentukan siapa yang terlihat dan siapa yang tenggelam di pasar digital. Jika tidak ada keberpihakan kepada produk lokal, pasar nasional akan terus dikuasai kekuatan besar,” sindirnya pedas.

Atas dasar itu, politisi senior banteng ini mendesak pemerintah segera merevisi regulasi Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE). Baginya, platform wajib buka-bukaan soal biaya dan dilarang mengubah kebijakan secara sepihak yang merugikan UMKM.

Dalam diskusi yang sama, Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Gopprera Panggabean menyebut pasar digital punya "sihir" bernama efek jaringan dan penguasaan data. Platform yang menguasai data besar punya kuasa untuk menyetir pola konsumsi masyarakat.

Gopprera mengungkap adanya praktik self-preferencing, di mana platform lebih memprioritaskan produk milik mereka ketimbang produk pedagang lain.

Ada pula fenomena lock-in ecosystem, yakni kondisi di mana seller dan pembeli "disandera" karena ketergantungan pada sistem pembayaran dan logistik tertentu.

"Persaingan usaha di era digital tidak lagi hanya bicara harga. Penguasaan data, algoritma, dan ekosistem kini menjadi instrumen utama pembentukan dominasi pasar," jelas Gopprera.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Laksma TNI Salim Usul Konsep Hybrid Maritime Security dalam Forum CADTE di China

Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01

Pengurus Dekranas Diminta Fokus Bina Kualitas Perajin buat Tembus Pasar Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:47

Kitab KH Zulfa Mustofa jadi Inspirasi Lanjutkan Tradisi Keilmuan Ulama

Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:22

Kasus Korupsi Batu Bara Jangan Cuma Berhenti di Febrie Adriansyah!

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:55

Polri Bareng Jurnalis Trunojoyo Gelar Padel Bhayangkara Cup 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:45

Universitas Bakrie Ajak Pelajar Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Digital

Sabtu, 11 Juli 2026 | 22:31

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Purbaya Terbitkan Aturan Baru, Permudah Impor Senjata hingga Bahan Baku Industri Pertahanan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:42

Kasus Blackout Tanggung Jawab Kementerian ESDM

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:51

Ini Alasan Polri Limpahkan Berkas Perkara Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20

Selengkapnya