Berita

Peserta dari SMAN 1, Josepha Alexandra. (Foto: Tangkapan layar Youtube)

Nusantara

Keberanian Siswi Koreksi Juri LCC Patut Diapresiasi

SENIN, 11 MEI 2026 | 17:17 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar di Pontianak pada Sabtu, 9 Mei 2026, menuai sorotan publik usai muncul polemik penilaian dewan juri pada babak perlombaan.

Perdebatan bermula ketika peserta dari SMAN 1 Pontianak atau regu C2 menjawab pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jawaban tersebut dinilai kurang tepat oleh dewan juri, Dyastasita, yang diketahui menjabat Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI.

Namun situasi berubah ketika peserta dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban dengan substansi serupa dan justru dinyatakan benar oleh dewan juri.


Keputusan itu memicu keberatan dari regu C2. Salah satu peserta, Josepha Alexandra, secara sopan meminta dewan juri mempertimbangkan ulang penilaian dengan melihat respons dan pendapat penonton di arena lomba.

Berdasarkan penelusuran redaksi melalui akun resmi media sosial SMAN 1 Pontianak, Josepha diketahui merupakan siswi kelas XI.

Sikap Josepha yang berani dan kritis dalam mengoreksi jalannya lomba mendapat banyak pujian dari warganet di media sosial. Banyak yang menilai keberaniannya menunjukkan ketelitian sekaligus sikap sportif dalam kompetisi.

“Funny how the replay accidentally exposed whose ‘feelings’ were actually wrong… C2 izin muncul ke permukaan,” tulis Josepha melalui akun Instagram pribadinya, Senin, 11 Mei 2026.

Di tengah polemik tersebut, SMAN 1 Sambas tetap keluar sebagai juara dan resmi menjadi wakil Provinsi Kalimantan Barat pada LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Agustus mendatang.

SMAN 1 Sambas unggul atas SMAN 1 Pontianak yang menempati posisi kedua dan SMAN 1 Sanggau di peringkat ketiga. Kompetisi tingkat provinsi ini diikuti sembilan sekolah hasil seleksi dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

Hingga kini, polemik penilaian dalam LCC Empat Pilar MPR RI Kalbar tersebut masih ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warganet mendesak dewan juri maupun pembawa acara memberikan klarifikasi terbuka sekaligus menyampaikan permintaan maaf agar polemik tidak terus berlarut dan menimbulkan kesan ketidakadilan dalam ajang kompetisi pelajar tersebut.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya