Berita

Ditreskrimum Polda Metro Jaya membongkar kasus penadahan motor diduga hasil kejahatan di kawasan Jalan Kemandoran VIII, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Senin, 11 Mei 2026. (Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Polisi Bongkar Penadah Motor Ilegal di Jaksel, Potensi Rugikan Negara Rp177 Miliar

SENIN, 11 MEI 2026 | 17:05 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penadahan dan penyelundupan ribuan sepeda motor ilegal Jalan Kemandoran VIII, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin 11 Mei 2026.

Tercatat ada 1.494 unit kendaraan bermotor roda dua merek Yamaha dan Honeda yang tersimpan di gudang PT.Indobike26.

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi menetapkan satu tersangka 
berinisial WS.

berinisial WS.

"Tidak menutup kemungkinan terhadap jaringan yang lainnya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannudin kepada wartawan.

Iman mengatakan, pengungkapan ini dilakukan karena diduga kendaraan yang tersimpan di gudang merupakan hasil dari pencurian, pemalsuan dokumen fidusia, sampai pengalihan objek jaminan fidusia tanpa persetujuan tertulis penerima fidusia.

“Tersangka tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti faktur, sertifikat, title kendaraan," kata Iman. 

Kemudian, lanjut Iman, tersangka juga tidak bisa menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan bermotor yang sudah melekat di kendaraan tersebut.

Perbuatan tersangka berpotensi merugikan perekonomian negara belasan miliar rupiah. Sebab praktik ini sudah dilakukan sejak tahun 2022 dengan capaian 99 ribu unit kendaraan bermotor.

“Berpotensi dapat merugikan keuangan negara sejumlah Rp177 miliar,” kata Iman.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya