Berita

Wamendiktisaintek Prof. Stella Christie meninjau program Mahasiswa Berdampak pada Jumat 8 Mei 2026. (Foto: Dok. Kemendiktisaintek)

Nusantara

Pengabdian Nyata USK di Pidie Jaya Diapresiasi

SENIN, 11 MEI 2026 | 16:35 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Wamendiktisaintek) Prof. Stella Christie mengapresiasi dampak nyata program pengabdian Universitas Syiah Kuala (USK) di Kabupaten Pidie Jaya. 

Hal itu disampaikan saat meninjau program Mahasiswa Berdampak pada Jumat 8 Mei 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Prof. Stella didampingi Rektor USK Prof. Mirza Tabrani, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Agussabti, Ketua LPPM Prof. Mudatsir, serta jajaran dosen dan peneliti. Kehadiran rombongan disambut Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri bersama Sekda, Tim Penggerak PKK, dan masyarakat setempat.


Prof. Stella menyaksikan keberlanjutan program pendampingan psikososial dan pemulihan ekonomi bagi korban banjir bandang. 

Warga tidak hanya didampingi secara emosional, tetapi juga dibina membangun usaha kelompok produksi kerupuk tempe “Krab Krub” di Gampong Dayah Usen. 

Prof. Stella bahkan berjanji akan membantu mempromosikan produk tersebut melalui media sosial pribadinya.

Selain itu, rombongan meninjau inovasi teknologi panel surya hasil riset dosen USK Zulhelmi yang digunakan untuk pemurnian air menjadi layak minum dengan kapasitas 2.000 liter per hari. Sejak difungsikan Februari lalu, sistem ini menjadi solusi penting kebutuhan air bersih masyarakat sekitar Masjid Tuha.

Prof. Stella menegaskan, pengabdian perguruan tinggi tidak boleh berhenti di ruang kelas atau publikasi ilmiah semata. 

“Ilmu pengetahuan akan menemukan makna tertingginya ketika hadir untuk mengurangi penderitaan manusia,” kata Prof. Stella, dikutip Senin 11 Mei 2026.

Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi mendidik antara orang tua dan anak sebagai fondasi lahirnya generasi kritis dan tangguh.

Program pengabdian USK melibatkan 1.050 mahasiswa yang tinggal bersama masyarakat di 21 lokasi terdampak bencana di Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Bener Meriah, Takengon, hingga Aceh Tamiang. 

Rektor USK menekankan perlunya kolaborasi kampus, pemerintah daerah, dan masyarakat agar dampak positif terus berlanjut. 

“Kampus tidak boleh berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci agar pengabdian hidup dan berkembang,” katanya.

Wakil Ketua LPPM Bidang Pengabdian  Sulastri menambahkan, keberlanjutan program harus didukung kebijakan pemerintah gampong dan dinas terkait. 

“Pengabdian tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia harus menumbuhkan harapan dan membangun kemandirian masyarakat,” tegasnya.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya