Berita

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan bersama Presiden Prabowo Subianto dalam suatu momentum. (Foto: Istimewa)

Politik

Kinerja Zulhas Bahayakan Realisasi Visi dan Misi Prabowo

SENIN, 11 MEI 2026 | 16:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto diminta melakukan tindakan tegas kepada Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), karena tidak bisa mengendalikan harga Minyakkita.

Pengamat Citra Institute, Efriza memandang, kinerja Zulhas terbilang membahayakan realisasi visi dan misi Presiden Prabowo Subianto soal ketahanan pangan. 

"Ini bukti ketidakbecusan kinerja di level pembantu Presiden dalam menerjemahkan arah kebijakan ekonomi kerakyatan," kata Efriza kepada RMOL, Senin 11 Mei 2026.


Menurutnya, ketidaksesuaian batas harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng Rp15.700 per liter, justru di lapangan berbanding terbalik karena harga Minyakkita mencapai Rp16.000 hingga Rp18.000 per liter.

"Presiden Prabowo berbicara soal kepentingan rakyat, perlindungan rakyat dan penguatan daya beli, tetapi di lapangan muncul kebijakan yang justru berpotensi membebani masyarakat, seperti wacana kenaikan HET Minyakita," kata Efriza.

Atas fakta itu, Magister Ilmu Politik lulusan Universitas Nasional (UNAS) itu mendorong Presiden Prabowo memberikan tindakan tegas kepada Zulhas.

"Prabowo perlu menyemprot Zulhas, karena kegagalannya dalam bekerja dan bukti lemahnya koordinasi yang lebih kuat antar kementerian, terutama antara sektor perdagangan, pangan, dan ekonomi," demikian Efriza.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya