Berita

Kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Papua. (Foto: Istimewa)

Politik

DPR Minta Kemenpora Evaluasi PSSI Usai Kisruh Suporter

SENIN, 11 MEI 2026 | 16:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi X DPR RI meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengevaluasi pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani menyusul adanya kerusuhan antara suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung hingga kericuhan di Stadion Lukas Enembe, Papua.

"Kemenpora harus mengevaluasi pengurus PSSI, kalau ternyata kepengurusan hari ini dianggap tidak mampu menuntaskan persoalan sepak bola Indonesia," kata Lalu Hadrian kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 11 Mei 2027.


Legislator PKB ini menilai, kerusuhan antar suporter sepakbola di tanah air merupakan peristiwa berulang. 

"Tentu ini tugas bagi PSSI supaya tidak terjadi lagi kerusuhan, pengrusakan stadion, dan sebagainya. Seperti di Jayapura, Persipura membakar Stadion Lukas Enembe," katanya.

Lalu Hadrian lantas menyinggung sanksi yang kurang tegas hingga menyebabkan kerusuhan terus terjadi.

"Ini sungguh sangat kita sayangkan sekali di saat kita lagi berbenah. PSSI harus mengambil tindakan tegas, entah itu diskorsing atau entah itu memberikan hukuman yang tegas kepada klub yang melakukan kerusuhan," tegasnya.

Atas dasar itu, Lalu meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga mengevaluasi kinerja PSSI. Kata dia, pengurus PSSI perlu dicopot apabila kerusuhan terus berulang.

"Tentu Kemenpora punya alasan, apakah itu mengganti atau melanjutkan, atau beberapa orang yang dianggap tidak mampu diganti," pungkasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya