Berita

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Jual Beli Kursi Sekolah Bakal Dipidana

SENIN, 11 MEI 2026 | 14:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan tidak akan memberi ruang bagi praktik jual beli kursi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. 

Farhan bahkan mengancam sanksi tegas hingga proses pidana bagi siapa pun yang terbukti bermain curang dalam penerimaan siswa baru.

Menurut Farhan, proses SPMB di Kota Bandung sejauh ini masih berjalan kondusif. Namun demikian, Pemkot Bandung tetap memperketat pengawasan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan momentum penerimaan siswa untuk mencari keuntungan pribadi.


“Siapa pun yang terindikasi melakukan jual beli kursi akan saya beri sanksi berat dan langsung dipidana,” kata Farhan di Balai Kota Bandung, Senin 11 Mei 2026.

Farhan menilai, praktik curang dalam proses masuk sekolah dapat merusak pembentukan karakter anak sejak dini. Ia tidak ingin dunia pendidikan justru menjadi pintu awal lahirnya budaya ketidakjujuran.

“Kalau sejak awal masuk sekolah dengan cara curang, anak akan terbiasa tumbuh dengan nilai yang salah,” kata Farhan dikutip dari RMOLJabar.

Untuk mencegah hal tersebut, Pemkot Bandung telah melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala sekolah SD dan SMP terkait aturan pelaksanaan SPMB. 

Koordinasi juga dilakukan bersama aparat penegak hukum dan DPRD guna memperkuat pengawasan selama proses penerimaan berlangsung.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya