Berita

Konsumsi Jemaah Haji. (Foto: Kemenhaj)

Politik

Kemenhaj Pastikan Layanan Konsumsi Jemaah Haji Tepat Waktu

SENIN, 11 MEI 2026 | 13:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Haji dan Umrah terus mematangkan kesiapan distribusi makanan siap saji atau Ready-to-Eat (RTE) bagi jemaah haji Indonesia di Makkah. 

Langkah itu dilakukan melalui penguatan koordinasi teknis bersama para mitra penyedia layanan konsumsi dan jajaran PPIH Arab Saudi guna memastikan penyaluran makanan berjalan lancar selama puncak musim haji.

RTE akan menjadi bagian dari layanan konsumsi jemaah pada fase puncak operasional haji, khususnya fase pra-Armuzna pada 7 dan 8 Dzulhijjah serta pasca-Armuzna pada 13 Dzulhijjah.


“RTE ini menjadi layanan yang sangat penting karena langsung berkaitan dengan kebutuhan konsumsi jemaah pada fase-fase krusial. Karena itu, distribusinya harus dipastikan berjalan tepat waktu dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU), Jaenal Effendi, Senin, 11 Mei 2026.

Seluruh distribusi RTE ke dapur-dapur layanan harus dipastikan selesai paling lambat pada 4 Dzulhijjah. Target tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran layanan konsumsi jemaah pada fase berikutnya.

“Target kita jelas, seluruh RTE sudah harus terdistribusi ke dapur-dapur layanan paling lambat 4 Dzulhijjah. Ini penting agar tidak ada kendala pada fase layanan berikutnya,” tegasnya.

Kemenhaj juga menekankan pentingnya sinergi antara penyedia layanan, pengelola dapur, dan mitra logistik. Seluruh pihak diminta memastikan proses distribusi berjalan lancar, tepat waktu, serta tetap mengedepankan standar kualitas layanan kepada jemaah haji.

Selain itu, proses distribusi RTE akan terus dipantau secara berkala untuk menjaga konsistensi layanan di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi kendala operasional sejak dini.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya