Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Babak Belur di Sesi I

SENIN, 11 MEI 2026 | 12:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi I siang ini di zona merah. 

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, Senin, 11 Mei 2026, IHSG tercatat mengalami koreksi cukup dalam sebesar 1,14 persen atau setara dengan penurunan 79,124 basis poin yang menyeretnya ke level 6.890,272. 

Sejak perdagangan dibuka pagi tadi pada posisi 6.969, gerak IHSG terpantau sangat fluktuatif dengan rentang batas atas pada angka 6.978 hingga sempat menyentuh batas bawah di level 6.846.


Kondisi pasar siang ini diwarnai dengan dominasi tekanan jual, di mana sebanyak 439 saham bergerak melemah, sementara 236 saham lainnya masih mampu menguat dan sisanya bertahan stagnan. 

Di tengah situasi tersebut, saham BMRI, BUMI, dan BBCA muncul sebagai primadona pasar dengan mencatatkan nilai transaksi paling jumbo dibandingkan saham lainnya.

Jika menilik performa sektoral, hampir seluruh sektor terpuruk di zona negatif. 

Sektor transportasi menjadi yang paling menderita dengan kejatuhan mencapai 3,58 persen, disusul oleh sektor energi yang merosot 2,51 persen. 

Pelemahan juga menjalar ke sektor finansial, industri, bahan baku, properti, barang konsumen non-primer, teknologi, hingga barang konsumen primer. 

Namun, di tengah gempuran tren negatif tersebut, sektor infrastruktur justru tampil perkasa dengan kenaikan 1,43 persen diikuti sektor kesehatan yang tumbuh positif 1,11 persen.

Lesunya kinerja IHSG juga diikuti oleh indeks-indeks unggulan lainnya yang kompak terjerembab. 

Indeks LQ45 tergerus 1,75 persen ke posisi 665,320 dan Indeks IDX30 melemah 1,72 persen menuju level 374,022. 

Nasib serupa menimpa indeks MNC36 yang terpangkas 1,76 persen ke level 292,084, sementara Jakarta Islamic Index juga harus rela terkoreksi 1,47 poin dan terparkir di posisi 444,587 pada jeda siang ini.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya