Berita

Rekaman CCTV dua orang perempuan berlari masuk ke dalam SPBU di Palmerah, Jakarta Barat pada pada Selasa 31 Maret 2026. (Foto: Istimewa)

Presisi

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

MINGGU, 10 MEI 2026 | 00:06 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang perempuan berlari hingga ke area SPBU di Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat, viral di media sosial. 

Dalam video yang beredar memperlihatkan dua orang perempuan berlari masuk ke dalam SPBU di Palmerah, Jakarta Barat pada pada Selasa 31 Maret 2026.

Terlihat seorang perempuan berinisial NM (35) yang mengenakan kaus berwarna abu-abu dan celana panjang dengan bawaan tas berjalan dari depan SPBU ke arah dalam.


NM berlari dengan diikuti seorang perempuan yang diduga berinisial G dengan ciri-ciri mengenakan kemeja berwarna krem serta celana panjang hitam. Keduanya berlari ke arah parkiran mobil. Perempuan bercelana hitam itu terlihat menarik rambut NM.

Beruntung aksi tersebut berhasil dipisah oleh beberapa orang di sekitar SPBU.

"itu kejadian bulan Maret. Saat ini korban sudah membuat LP dan sudah dilakukan BAP oleh anggota," kata Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu 9 Mei 2026.

Laporan tersebut tercatat dalam Laporan Polisi dengan Nomor: STTLP/B/ 2224 / III /2026/SPKT/Polda Metro Jaya. 

Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, NM merupakan saksi dalam sebuah persidangan dengan nomor perkara 72/PIB.B/2026/PN.Jkt.Brt. Peristiwa dugaan penganiayaan disebut terjadi sesaat sebelum korban memasuki ruang sidang di PN Jakarta Barat.

Sebelum bersaksi, korban keluar dari ruang sidang. Lalu tiba-tiba terlapor mengejar korban. Selanjutnya, karena merasa terancam, korban berlari untuk menyelamatkan diri ke SPBU samping PN Jakarta Barat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya