Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Minyak Naik Lagi, Pasar Deg-degan Pantau Situasi Selat Hormuz

SABTU, 09 MEI 2026 | 09:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia kembali naik setelah memanasnya kembali situasi di Selat Hormuz.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 9 Mei 2026, pada perdagangan Jumat harga minyak Brent ditutup di level 101,29 Dolar AS per barel, naik 1,23 persen. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup di 95,42 Dolar AS per barel, naik 0,64 persen.

Meski sempat menguat, kedua acuan minyak tersebut tetap mencatat penurunan mingguan lebih dari 6 persen. 


Kenaikan harga minyak dipicu kekhawatiran pasar terhadap situasi di Selat Hormuz setelah konflik antara AS dan Iran kembali memanas. Namun di sisi lain, pelaku pasar juga melihat kemungkinan adanya gencatan senjata dan pembicaraan baru antara Washington dan Teheran.

“Kita berada di ambang terobosan negosiasi atau justru di ambang pecahnya kembali pertempuran,” kata mitra Again Capital, John Kilduff.

Ia menambahkan pasar masih percaya ada peluang tercapainya kesepakatan baru antara Iran dan AS dalam waktu dekat.

Sepanjang perdagangan, harga minyak bergerak sangat fluktuatif karena investor terus bereaksi terhadap perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.

Analis senior Price Futures Group, Phil Flynn, mengatakan pasar saat ini masih sangat dipengaruhi oleh berita-berita politik dan militer.

“Kita masih bermain dalam permainan berita utama. Pergerakan kapal di Teluk Persia masih berjalan sebaik yang bisa diharapkan,” ujarnya.

Konflik terbaru terjadi setelah pasukan AS dan Iran kembali bentrok di kawasan Teluk. Uni Emirat Arab (UEA) juga kembali menjadi sasaran serangan ketika Washington menunggu respons Teheran terhadap proposal penghentian konflik.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya