Berita

Presiden RI Prabowo Subianto bersama sejumlah pemimpin ASEAN (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Global

Di Retreat ASEAN, Prabowo Gaungkan Dialog Damai Demi Redam Konflik Kawasan

JUMAT, 08 MEI 2026 | 23:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sesi Retreat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Shangri-La Mactan, Cebu, Filipina, Jumat, 8 Mei 2026.

Menurut laporan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dalam rapat tertutup itu Kepala Negara secara tegas mengajak seluruh anggota ASEAN untuk terus mengedepankan jalur dialog dan penyelesaian damai dalam menghadapi setiap persoalan kawasan. 

Menurut Presiden, komunikasi konstruktif yang dibangun di atas semangat persaudaraan regional merupakan fondasi utama untuk meredam konflik dan menjaga harmoni Asia Tenggara.


“Presiden Prabowo juga mengajak seluruh negara ASEAN untuk terus mengedepankan dialog dan penyelesaian damai dalam menghadapi berbagai persoalan kawasan,” ungkap Seskab Teddy yang turut hadir dalam pertemuan. 

Lebih jauh, Presiden menaruh perhatian pada sejumlah isu strategis yang memerlukan pendekatan damai, termasuk perkembangan situasi antara Thailand dan Kamboja serta kondisi Myanmar. 

Indonesia memandang bahwa ASEAN harus terus memainkan peran sentral sebagai jangkar stabilitas melalui diplomasi aktif, komunikasi terbuka, dan kerja sama yang solid.

“Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat persaudaraan dan komunikasi yang konstruktif, termasuk mendorong perundingan damai antara Thailand dan Kamboja, serta situasi di Myanmar demi menjaga stabilitas dan harmoni di kawasan Asia Tenggara," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya