Berita

(Foto: Dok. BSI)

Bisnis

BSI dan Muhammadiyah Sinergi Bangun Ekosistem Digital Pendidikan Islam

JUMAT, 08 MEI 2026 | 20:34 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus memperkuat ekosistem syariah di sektor pendidikan. 

Terkini, BSI menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Non Formal PP Muhammadiyah untuk mengakselerasi digitalisasi sekolah-sekolah Islam di Indonesia melalui optimalisasi aplikasi EduMu.

Kesepakatan ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Digitalisasi Pendidikan yang diselenggarakan di Kantor Pusat BSI, Jakarta, Rabu 6 Mei 2026


Melalui kolaborasi strategis ini, BSI resmi menjadi bank pengelola transaksi keuangan bagi sekolah-sekolah di bawah naungan persyarikatan Muhammadiyah. 

Nantinya, seluruh transaksi akan difasilitasi melalui layanan Virtual Account (VA) BSI yang terintegrasi secara seamless dengan aplikasi EduMu milik Majelis Dikdasmen & PNF PP Muhammadiyah.

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam menghadirkan ekosistem pendidikan Islam yang lebih modern, transparan, dan efisien.

“Sinergi digitalisasi transaksi keuangan ini terus kami dorong agar nasabah maupun institusi pendidikan dapat merasakan kemudahan dalam mengelola cashflow secara akurat, aman, dan real-time,” ujar Erwan dalam keterangan tertulis, Jumat 8 Mei 2026.

Dalam implementasinya, aplikasi EduMu tidak hanya tersambung dengan layanan Virtual Account, tetapi juga terintegrasi penuh dengan platform manajemen kas unggulan BSI, yakni BEWIZE. Layanan cash management komprehensif ini terbukti makin diminati oleh publik.

Tercatat, pengguna BEWIZE mengalami lonjakan hingga 30% dalam satu tahun terakhir dengan total lebih dari 10.828 pengguna aktif. Hal ini menjadi indikator positif meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap solusi digital BSI.

Lebih dari sekadar pengelolaan pembayaran sekolah, BSI juga menyiapkan solusi finansial yang menyeluruh (end-to-end) bagi seluruh civitas akademika dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di sektor pendidikan. 

Layanan tersebut mencakup pengelolaan dana operasional sekolah, payroll guru dan karyawan, Tabungan Haji, hingga Tabungan Siswa.

Selain itu, BSI juga menghadirkan kemudahan akses pembiayaan, di antaranya pembiayaan sarana dan prasarana sekolah, program rumah bersubsidi (Bakti Guru Sejahtera), pembiayaan Mitraguna, serta perencanaan keuangan masa depan berbasis emas.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya