Berita

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Aneh, Seskab Teddy Tetap Bungkam soal Kritikan Amien Rais

JUMAT, 08 MEI 2026 | 04:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sikap mantan Kepala BIN AM Hendropriyono yang pasang badan membela Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dari kritikan mantan Ketua MPR Amien Rais, dianggap tidak perlu.

Salah satu pembelaan Hendro yang paling krusial untuk dikritisi adalah pernyataan bahwa Teddy hanya prajurit TNI, dan doktrin prajurit tidak bisa membalas meski berbeda pandangan.

"Tak relevan membela Seskab Teddy Indra Wijaya yang hingga saat ini masih bungkam, dengan dalih Teddy adalah prajurit TNI," kata aktivis Islam, Ahmad Khozinudin, dikutip Jumat 8 Mei 2026.


Padahal dalam banyak kesempatan, Seskab Teddy sering tampil di publik membalas para pengkritik pemerintah. Misalnya, Teddy menyebut para pengamat yang mengkritik tidak sesuai keahliannya.

Bukankah, jika benar Teddy mempraktikan doktrin prajurit TNI, dia akan bungkam? Bukan malah, membalas kritikan pengamat dengan serangan 'argumentum ad Hominem'? 

"Apalagi Teddy sendiri saat ini juga tidak pada tupoksinya, tentara aktif ada di jabatan sipil sebagai Seskab," kata Khozinudin.

Selain Hendro, bantahan atas video Amien Rais berdurasi sekitar 8 menit tersebut juga datang dari Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, Menteri Komdigi Meutya Hafid, dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya