Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Said Didu Tuding Kelompok Jokower Ingin Jatuhkan Prabowo

JUMAT, 08 MEI 2026 | 00:30 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, menyatakan pihak yang sebenarnya ingin menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto adalah kelompok pendukung Joko Widodo alias Jokower, bukan oposisi.

“Yang mau menjatuhkan Prabowo adalah Jokower dan gerombolan yang ada dalam pemerintah,” kata Said Didu dalam diskusi bertajuk "Apakah Gerakan Pemakzulan Prabowo Itu Realistis?" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 7 Mei 2026.

Dalam pandangannya, kelompok Jokower marah karena Prabowo mulai menyentuh kepentingan oligarki, terutama dalam isu penertiban kawasan hutan, sawit, dan tambang.


“Pelindung oligarki ini merampok negara dengan tiga cara sekaligus,” kata Said Didu.

Said Didu turut menyoroti empat nama tokoh yang berada di ring satu kekuasaan Prabowo merupakan loyalis Jokowi.

Keempatnya adalah Sekretaris Kabinet Teddy, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Kepala Badan Komunikasi Muhammad Qodari, dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi. 

“Coba bayangkan 3-4 Jokower ditempatkan. Satu Teddy, dua Dudung, tiga Qodari, empat Hasan Nasbi,” kata Said Didu.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya