Berita

Antrean di salah satu SPBU di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (Foto: RMOL)

Nusantara

Antrean SPBU Mengular di Palangka Raya, Pertamina Pastikan Bukan Soal Kelangkaan

LAPORAN: WAHYU*
KAMIS, 07 MEI 2026 | 18:11 WIB

Pertamina bersama Polisi serta Pemerintah Daerah (Pemda) Palangka Raya mengambil tindakan langsung menyikapi antrean pembelian BBM yang mengular di sejumlah SPBU Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Tim gabungan menyisir sejumlah SPBU dan memeriksa satu per satu kendaraan yang tengah mengantri SPBU. Hasilnya, petugas menemukan dua unit kendaraan yang diduga menjadi armada "pelansir" BBM. 

"Dalam sidak tadi, kami menemukan dua kendaraan yang diduga digunakan untuk melansir BBM. Untuk tahap selanjutnya, kami terus berkoordinasi dengan pihak kepolsian," ujar Berlianto, Kasat Pol PP Kota Palangka Raya, Kamis 7 Mei 2026.


Di sisi lain, Pertamina memastikan bahwa biang kerok antrean bukan disebabkan oleh kelangkaan stok. 

Sales Branch Manager (SBM) 5 Pertamina Patra Niaga Kalimantan Tengah, Bagas Wahyu Wicaksono, menegaskan stok BBM di Palangka Raya masih aman dan tidak ada pembatasan.  

"Dari kami tidak ada pembatasan BBM. Mengenai isu yang beredar terkait adanya pembatasan itu tidak benar," tegas Bagas.  

Bagas pun meminta warga untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam panic buying. 

Menurutnya, fenomena antrean panjang ini disinyalir kuat akibat disinformasi yang beredar di masyarakat dan ulah oknum nakal yang sengaja memanfaatkan situasi.
*Kontributor Kalimantan Tengah

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya