Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Menguat: Nikkei Jepang Tembus Rekor 62.000

KAMIS, 07 MEI 2026 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia-Pasifik melonjak pada perdagangan Kamis, 7 Mei 2026, dengan indeks utama Jepang, Nikkei 225, menembus level 62.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah.

dikutip dari CNBC International, indeks Nikkei 225 melesat lebih dari 5 persen, didorong penguatan saham sektor teknologi, material dasar, dan keuangan. Saham grup investasi teknologi SoftBank? melonjak lebih dari 13 persen dan menjadi salah satu pendorong utama kenaikan pasar Jepang.

Sejumlah saham perusahaan besar Jepang juga mencatat lonjakan tajam. Ibiden? naik sekitar 17 persen, perusahaan logam Mitsui Kinzoku? menguat 16 persen, sementara Renesas Electronics? naik 13 persen. Perusahaan kimia Tosoh Corporation? juga melesat sekitar 12 persen.


Selain Jepang, pasar saham Asia lainnya ikut menguat. Indeks Hang Seng Index Hong Kong naik sekitar 1,4%, sedangkan indeks utama Australia, S&P/ASX 200, bertambah hampir 1 persen. Di China, indeks CSI 300 naik tipis sekitar 0,4 persen.

Namun, pasar Korea Selatan bergerak berbeda. Indeks KOSPI justru turun sekitar 0,7 persen, sementara indeks saham kecil Kosdaq melemah lebih dari 0,5 persen.

Pelaku pasar tampaknya lebih fokus pada peluang tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran dibanding ancaman terbaru Presiden AS Donald Trump. Laporan yang beredar menyebut Washington dan Teheran semakin dekat menuju kesepakatan untuk mengakhiri konflik.

Trump mengatakan operasi militer AS terhadap Iran bisa dihentikan jika Teheran menerima kesepakatan yang diajukan Washington. Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump juga menyebut Selat Hormuz dapat kembali dibuka untuk seluruh negara, termasuk Iran, jika kesepakatan tercapai.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya