Berita

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno. (Foto: Instagram @infokomjakmania)

Sepak Bola

The Jakmania Hormati Keputusan Penyelenggara Liga Meski Kecewa Berat

RABU, 06 MEI 2026 | 20:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pendukung fanatis kesebelasan Persija Jakarta, The Jakmania kecewa atas keputusan venue pertandingan Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu 10 Mei 2026.

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, menyatakan laga kandang di Jakarta sejatinya sudah dinanti-nantikan.

"Kekecewaan kami sudah 7 tahun kami tidak menggelar pertandingan Persija-Persib di Jakarta. Terakhir 2019 saat itu," kata Diky di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu, 6 Mei 2026.


Tak sampai di situ, kekecewaan The Jakmania juga memuncak karena belum mampu memberikan keyakinan penuh kepada para pemangku kepentingan. 

Padahal selama ini Persija telah menjadi tuan rumah yang baik bagi suporter tim lain, salah satunya saat menjamu Persebaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pada Sabtu, 11 April 2026.

"Kekecewaan yang bagi kami menyakitkan lagi juga bahwa ketika ternyata kami gagal memberikan apa ya, kepastian ataupun bukti yang cukup kepada beberapa stakeholder, ketika kami menjadi tuan rumah yang baik di Jakarta," ungkapnya.

Meski demikian, suporter setia Tim Macan Kemayoran itu tetap menerima keputusan serta melihat sisi positif dengan tetap adanya akses penonton di Samarinda.

"Ya bagi kami ya sudah, kami juga berhubungan baik dengan teman-teman Pusamania. Ya artinya main Samarinda oke, nggak ada masalah. Tapi memang kami berharap sebetulnya main di Pulau Jawa, cuma memang Pulau Jawa agak berat kalau pakai penonton kan, berdasarkan informasi yang kami terima," ungkapnya lagi.

Sementara itu, Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan faktor keamanan.

“Liga memutuskan pertandingan digelar di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda, di Stadion Segiri. Untuk waktunya tetap sama,” ujar Ferry.

Pemindahan venue dilakukan sebagai solusi atas tingginya risiko keamanan apabila laga digelar di Jakarta. Keputusan ini juga diambil setelah berkoordinasi dengan Baintelkam Polri. 

Ferry menjelaskan, bulan Mei dipenuhi berbagai agenda yang berpotensi menimbulkan kerawanan di luar kendali penyelenggara sepak bola. Karena itu, langkah pemindahan lokasi dinilai sebagai opsi paling aman.


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya